Laporkan Masalah

Kampung Wisata Nelayan Di Dusun Gili Beleq Desa Pare Mas, Lombok Timur Dengan Pendekatan Ekologi Kultur

MUHAMMAD VIVALDINATA, Dr. Ir. Budi Prayitno, M. Eng.

2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Indonesia merupakan negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia setelah Kanada dengan panjang garis pantai ± 81.000 km. Indonesia secara geografis merupakan negara kepulauan dengan 2/3 luas lautan yang lebih besar dari daratan, dengan potensi besar tersebut indonesia memiliki kekuatan dalam meningkatkan perekonomiannya dari sektor maritim. Namun, dengan kekayaannya yang berlimpah masih ada permasalahan yang dialami oleh para masyarakat pesisir terutama nelayan. Salah satunya di dusun Gili Beleq, dengan kondisi pulau kecil yang terletak cukup jauh dari pulau inti mengakibatkan banyak masalah yang dihadapi seperti masalah ekonomi, keberlangsungan hidup hingga kondisi alam sekitar. Oleh karena itu, perlu suatu upaya dalam mengelola potensi yang dimiliki agar dapat menjawab permasalahan yang ada saat ini. Dalam hal ini, penulis mengajukan gagasan awal perancangan, yaitu sebuah kawasan dan bangunan yang dapat mewadahi kegiatan masyarakat, wisatawan, dan pelajar. Ide yang ditawarkan oleh penulis yaitu Kampung Wisata Nelayan. Pendekatan yang diambil adalah Ekologi Kultur. Ide desain dalam perancangan Kampung Wisata Nelayan ini adalah menggunakan potensi lingkungan yang dimiliki seperti manusia dan alam sebagai dasar dan pertimbangan dalam perancangan. Faktor utamanya yaitu kehidupan masyarakat nelayan yang dijadikan sebagai identitas kampung wisata tersebut dan menjadikan kampung wisata berbasis area konservasi.

Indonesia is the country that has the longest coastline in the world after Canada with a long coastline of approximately 81,000 km in Indonesia is an archipelago geographically by vast oceans 2/3 larger than the Mainland, with great potential Indonesia has the power to improve the economy of the maritime sector. However, with an abundance of wealth there is still a problem experienced by the coastal Community fishermen. One of them was in Gili Beleq, with conditions of small island located far enough away from the core of the island lead to many issues facing economic problems, such as survival to natural conditions. Therefore, it is necessary an effort in managing potential, in order to answer the problems that exist today. In this case, the author filed an initial design ideas, namely a building that can accomodate community activities, tourists, and students. The ideas offered by the author that is Tourism. The approach taken is the Ecology of Culture. Design ideas in the design of Fisherman Village Tourism, potential uses of the environment that are owned as man and natureas the basis and considerations in the design. The main factor that is the life of fisherman communities that serve as the identity of the tourism and tourism-based areas of conservation.

Kata Kunci : Nelayan, Kampung Wisata, Ekologi Kultur

  1. S1-2014-364019-abstract.pdf  
  2. S1-2014-364019-bibliography.pdf  
  3. S1-2014-364019-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2014-364019-title.pdf