Laporkan Masalah

Association between Lesion Site and Pain Symptoms in Ischemic Stroke Patients in RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta

YUSUF KIRANA R, Dr. dr. Ismail Setyopranoto, Sp.S(K); dr. Rusdy Ghazali Malueka, PhD, Sp.S

2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Stroke adalah salah satu penyakit tidak menular yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke otak. Menurut WHO, stroke adalah penyebab kematian kedua tertinggi diantara semua penyakit kardiovaskular. Sementara D.I. Yogyakarta menempati posisi kedua tertinggi untuk prevalensi stroke di Indonesia. Lokasi lesi dapat menyebabkan bebergapa gejala. Contoh, lesi di lobus oksipitalis menimbulkan gejala seperti hemianopia dan nyeri, terutama apabila terkena thalamus. Nyeri diartikan sebagai rasa sensori tidak menyenangkan dan kejadian emosional yang dikaitkan dengan kerusakan jaringan yang sebenarnya atau potensial. Tujuan: Tujuan dari studi ini adalah untuk melihat apakah ada asosiasi antara lokasi lesi dengan gejala nyeri pada pasien iskemik stroke di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Metode: Desain studi yang digunakan adalah desain potong-silang (cross-sectional). Desain studi ini dapat memperlihatkan variabel bebas dan terikat dengan menggunakan pengukuran satu waktu. Data didapatkan dari rekam medis pasien di RSUP Dr. Sardjito. Studi ini akan dianalisa menggunakan uji chi-square untuk menganalisa data metrik. Hasil: Dari 52 sampel yang diambil, 25 (48.1%) mengalami gejala nyeri dan 27 (58.9%) tidak. 29 (55.8%) memiliki lesi kortikal dan 23 (44.2%) memiliki lesi non-kortikal. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nyeri dan lokasi lesi (nilai p 0.384) Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara lokasi lesi dan gejala nyeri pada pasien stroke iskemik di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta

Background: Stroke is one of the non-communicable disease caused by interruption of blood supply to the brain. According to WHO, Stroke is the second lead cause of death amongst other cardiovascular diseases. Meanwhile, D.I Yogyakarta held the second highest prevalence of stroke in Indonesia. Lesion site can cause several symptoms to occur. For example, in occipital lobe, the symptoms shown are hemianopia and pain, especially when there is thalamic involvement. Pain is described as unpleasant sensory and emotional experience associated with actual or potential tissue damage. Objective: The aim of the present study is to see if there is any association between lesion site and pain symptoms in ischemic stroke patients in RSUP Dr. Sardjito. Method: The study design used for this research is cross sectional study. This study design will allow us to see the independent and dependent variable by doing one-time measurement. The data will be obtained from patient�s medical record in RSUP dr. Sardjito. This research will be analyzed using chi-square test to analyze metric data. Result: From 52 samples collected, 25 (48.1%) of them experienced pain symptoms and 27 (58.9%) did not. 29 (55.8%) had cortical lesion and 23 (44.2%) had non-cortical lesion. The correlation between pain and lesion site is statistically not significant (p value 0.384). Conclusion: There are no significant association betweel lesion site and pain symptoms in ischemic stroke patients in RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta.

Kata Kunci : stroke, ischemic stroke, pain, pain symptoms, lesion site, stroke, stroke iskemik, nyeri, gejala nyeri, lokasi lesi

  1. S1-2018-365493-abstract.pdf  
  2. S1-2018-365493-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-365493-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-365493-title.pdf