Hubungan Antara Attention Seeking Dengan Intensitas Selfie
AGRANDAIZ RAMANA HARAHAP, Bhina Patria, Dr. rer. pol., M.A.
2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGISelfie telah menjadi trend yang banyak dilakukan pada masa modern ini. Namun kenyataannya tingginya intensitas selfie membuat beberapa kekhawatiran yang dapat mengarah ke perilaku tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara attention seeking dengan intensitas selfie. Hipotesis penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara attention seeking dan intensitas selfie. Subjek penelitian ini adalah 150 remaja (umur 18-20 tahun) dan dewasa awal (umur 20-23 tahun). Alat ukur yang digunakan adalah skala intensitas selfie dan skala attention seeking. Analisis data menggunakan teknik regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara attention seeking dengan intensitas selfie ("R = 0,275; F = 12,093 p < 0,05" ). Sehingga hipotesis penelitian ini diterima. Attention seeking memberikan sumbangan efektif sebesar 7,6% dalam menjelaskan kecemasan pada intensitas selfie. Hal tersebut menunjukkan sebesar 92,4% variabilitas disumbangkan oleh faktor-faktor lainnya yang berhubungan dengan intensitas selfie.
Selfie has become a trend that many do in this modern era. But the fact that the high intensity of selfie makes some concerns that might lead to an unhealthy behavior. The purpose of this research is to know the correlation between attention seeking with selfie intensity. The hypothesis of this research is there is a positive correlation between attention seeking and selfie intensity. The subject of this research is 150 adolescents (aged 18 to 20) and early adults (aged 20-23). The measuring instruments used are selfie intensity scale and attention seeking scale. Data analysis using simple regression technique. The results showed a significant positive correlation between attention seeking and selfie intensity ("R = 0,275; F = 12,093 p < 0,05" ). So the hypothesis of this study is accepted. Attention seeking shares 7,6% of variability in selfie intensity. It shows that 92,4% variability is contributed by other factor related to selfie intensity.
Kata Kunci : attention seeking, dewasa awal, intensitas selfie, remaja