PENGARUH KESIAPAN TEKNOLOGI PESERTA JKN-KIS TERHADAP NIAT MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE JKN DI PROVINSI BENGKULU
NOVI KURNIADI, Fahmy Radhi, Dr., M.B.A.
2018 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)BPJS Kesehatan telah meluncurkan aplikasi mobile JKN yang diharapkan dengan aplikasi ini akan memberi kemudahan bagi peserta JKN-KIS untuk melakukan pendaftaran sebagai peserta baru, memperbaharui data peserta (pindah kelas, pindah faskes) dan tidak perlu mengantri di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan tidak perlu datang ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan sehingga diharapkan jumlah kunjungan/ antrian Peserta ke Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/ Kota akan turun dengan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan teknologi peserta JKN-KIS terhadap layanan dengan menggunakan aplikasi mobile JKN dan untuk menganalisis pengaruh kesiapan teknologi peserta JKN-KIS terhadap niat menggunakan aplikasi mobile JKN di Provinsi Bengkulu. Technology Readines Index (TRI) digunakan untuk mengukur tingkat kesiapan teknologi peserta JKN-KIS. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Kuesioner menggunakan skala Likert 6 dan selanjutnya data dianalisis dengan metode analisis berbasis SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan peserta JKN-KIS di Provinsi Bengkulu terhadap penggunaan mobile JKN berada pada kelompok pioneer. Dimensi optimisme dan inovasi berpengaruh signifikan terhadap niat menggunakan aplikasi mobile JKN sedangkan dimensi ketidaknyamanan dan ketidakamanan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap niat menggunakan aplikasi mobile JKN.
BPJS Kesehatan has launched mobile JKN application which is expected with this application will give members of JKN-KIS easy to register as new member, update membership data (change class, change health facilities) and do not have to queue at First Level Health Facility to get health service and do not need to come to the branch of BPJS Kesehatan so it is expected that the number of visits / queues of members to Branch / Office District / City will drop significantly. This study aims to analyze the level of technological readiness of JKN-KIS members to services using mobile JKN applications and to analyze the effect of technological readiness of JKN-KIS members on the intention of using mobile JKN application in Bengkulu Province. Technology Readines Index (TRI) is used to measure the level of technological readiness of JKN-KIS members. Sampling was done by purposive sampling method. Questionnaires using Likert scale 6 and further data were analyzed by SEM PLS based analysis method. The results showed that the readiness of JKN-KIS members in Bengkulu Province to use mobile JKN was in the pioneer group. Dimensions of optimism and innovativeness have a significant effect on the intention of using mobile JKN application whereas the dimensions of discomfort and insecurity are not proven to significantly influence the intention of using mobile JKN application.
Kata Kunci : Technology Readines Index, TRI, Niat Menggunakan, mobile JKN