Laporkan Masalah

EKSPANSI TUKTUK DI PHNOM PENH: Domestikasi dan Konsumsi Masyarakat Terhadap Kehadiran Tuktuk di Phnom Penh

BHAKTI LISANTI A, Dr. Setiadi, M.A.

2018 | Tesis | MAGISTER ANTROPOLOGI

Tuk-tuk merupakan alat transportasi berupa kabin yang ditarik oleh sepeda motor dan mulai masuk di Phnom Penh sekitar tahun 2003. Pertumbuhan populasi tuktuk yang sangat cepat menimbulkan ekspansi tuktuk di Phnom Penh. Tesis ini kemudian akan membahas mengenai ekspansi tuktuk yang terjadi di Phnom Penh. Pembahasan tersebut berdasarkan pada penelitian yang dilakukan selama lebih dari tiga bulan di Phnom Penh pada Oktober 2016 hingga Januari 2017. Metode yang dilakukan selama pengumpulan data adalah penggabungan metode kualitatif dan kuantitatif dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan penyebaran angket. Data tersebut kemudian dianalisis lebih lanjut untuk menemukan pokok permasalahan yang ingin dijawab. Dari data yang ditemukan terdapat dua faktor pendukung terjadinya ekspansi tuktuk di Phnom Penh, diantaranya adalah adanya domestikasi tuktuk serta perilaku konsumsi masyarakat Phnom Penh. Domestikasi tuktuk terjadi sebagai proses masuknya tuktuk dalam kultur domestik Phnom Penh. Sementara perilaku konsumsi yang merupakan proses penerimaan masyarakat terhadap tuktuk berpengaruh pada semakin banyaknya jumlah permintaan atas jasa tuktuk. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan alat transportasi di Phnom Penh sehingga tuktuk memiliki potensi sebagai alternatif alat transportasi.

Tuktuk; a set of a vehicle assembled—motorbike pulling cart, has been a distinctive and popular mode of transportation in the city of Phnom Penh. It is approximately entering the city in 2003 and has experienced rapid growth within the last decade. This thesis discusses the expansion; the massive progression of tuktuk occurs in Phnom Penh. Data in this research is gathered through a three-month length of field research in Phnom Penh from October 2016 to January 2017. The method applied during data collection is a mixed method between qualitative and quantitative methods, which include participatory observation, in-depth interview, and questionnaire distribution. The data were analyzed further to find the subject matter within concepts of domestication, consumption behavior, and expansion. Based on the data analysis, there are two supporting factors of tuktuk expansion in Phnom Penh; domestication of tuktuk features and consumption pattern or behavior of Phnom Penh citizens. Domestication occurs as a process of adjusting shape, size, and facilities to meet the local taste; Phnom Penh dwellers. Meanwhile, consumption pattern or behavior refers to a process of acceptance by citizens which affects the scale of demand on tuktuk service as a reliable and affordable mode of transport.

Kata Kunci : Tuktuk, ekspansi, domestikasi, konsumsi.

  1. S2-2018-390404-abstract.pdf  
  2. S2-2018-390404-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-390404-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-390404-title.pdf