HUBUNGAN ANTARA MEDIA MULTITASKING DAN KECEMASAN SOSIAL DENGAN KEMAMPUAN KONTROL ATENSI SEBAGAI MODERATOR PADA SISWA SMA
ANINDYA PRAMESTI DAMAYANTI, Thomas Dicky Hastjarjo, Prof. Dr.
2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIMedia multitasking menjadi perilaku yang umum dilakukan oleh remaja, khususnya pelajar tingkat SMA. Perubahan penggunaan media yang cepat menyebabkan pentingnya penelitian mengenai bagaimana media dapat mempengaruhi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari media multitasking terhadap kecemasan sosial pada remaja. Sebanyak 106 siswa berusia 15 hingga 17 tahun diminta untuk mengisi Media Use Questionnaire, Skala Kontrol Atensi, dan Skala Kecemasan Sosial. Regresi linear digunakan untuk mengetahui hubungan antara media multitasking, kontrol atensi dan kecemasan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media multitasking dapat memprediksi kecemasan sosial secara signifikan (F = 4,753 ; p = 0,032) dengan sumbangan efektif sebesar 4,4% (R2 = 0,044). Hasil penelitian juga membuktikan kemampuan kontrol atensi memoderatori hubungan media multitasking dan kecemasan sosial. Hal tersebut ditunjukkan melalui product (perkalian media multitasking index dengan kemampuan kontrol atensi yang memiliki sumbangan efektif sebesar 17,2% (F = 10,691 ; p = 0,001).
Media multitasking is becoming a common behavior among young people, especially high school students. With the rapid change of media usage, it is important to conduct studies to understand how it influencing youth. This study aims to find out the consequences of media multitasking on social anxiety amongst students. A total of 106 students aged 15 to 17 years old were asked to complete the Media Use Questionnaire, Attentional Control Scale, and Social Anxiety Scale. A linear regression was used to assess possible relationship among media multitasking, attentional control, and social anxiety. The finding showed that media multitasking could predict social anxiety significantly (F = 4,753 ; p = 0,032) with 4,4% (R2 = 0,044) of effective contribution. The result also showed that attentional control moderators the relationship between media multitasking and social anxiety. It was shown through the product (multiplication of media multitasking index and attentional control) that was able to contribure effectively by 17,2% (F = 10,691 ; p = 0,001).
Kata Kunci : media multitasking, kontrol atensi, kecemasan sosial