Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI INDUSTRI SANDAL BANDOL SEBAGAI SALAH SATU PRODUK UNGGULAN KABUPATEN BANYUMAS

HELMI AMALIA RIZKI, Dr. Estuning Tyas Wulan Mei, S.Si, M.Si

2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Industri sandal bandol merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ada di Kabupaten Banyumas. Industri ini menarik untuk diteliti karena industri menggunakan bahan dasar yang merupakan limbah dari aktivitas manusia (ramah lingkungan). Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengidentifikasi faktor produksi industri sandal bandol dan (ii) mengetahui kelayakan industri sandal bandol sebagai produk unggulan Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, snowball sampling digunakan untuk pemilihan informan dengan mendatangi tokoh kunci hingga data yang didapatkan jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui indepth interview kepada para informan hasil snowball sampling yakni lima pemilik usaha dan juga dinas terkait. Data yang telah terkumpul dilakukan reduksi sesuai tujuan penelitian untuk tujuan pertama dilihat dari segi modal, bahan baku, tenaga kerja,pemasaran, transportasi dan teknologi. Sementara kelayakan industri sandal bandol didasarkan dari hasil tujuan pertama dan juga kriteria produk unggulan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 9/2014 lainnya. Data disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif, tabel, foto, dan peta. Hasil penelitian menunjukkan (i) faktor-faktor produksi industri sandal bandol berupa: modal, bahan baku, tenaga kerja, pemasaran, teknologi dan transportasi. Jenis modal dan sumber modal yang diperlukan setiap pemilik usaha berbeda-beda; bahan baku yang digunakan adalah ban bekas, spons, benang dan lem yang berasal dari wilayah sekitar dan kabupaten lain; tenaga kerja yang terserap berasal dari masyarakat Kabupaten Banyumas, sandal bandol dipasarkan melalui dua cara dengan jangkauan pemasaran hingga luar Pulau Jawa seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, transportasi dan juga teknologi diperlukan untuk memudahkan proses produksi; (ii) dilihat dari kriteria produk unggulan industri sandal bandol masih belum layak diangkat sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Banyumas karena hanya tiga dari enam kriteria yakni penyerapan tenaga kerja, sosial budaya, dan dapat diperbaharui.

Sandal bandol is one of micro, small, and medium enterprises (UMKM) in Banyumas District. This industry is interesting to investigate because they use basics materials which are waste of human activity (environmentally friendly). The aims of this research are (i) identifying production factor of sandal bandol's industry and (ii) finding out the appropriateness of sandal bandol as a leading product. This research uses qualitative approach, snowball sampling is used to choose the informants by visiting the key person until the data is saturated. The data collection was done through indepth interview toward the informants from snowball sampling who were five owners and the related government organizations. The collected data was reduced according the research aims. The first aim was seen from capital, raw material, labor, marketing, technology, and transportation. While the sandal bandol's feasibility as a leading product was based on the result of the first aim and also based on Regulation of Ministry of Home Affairs Number 9/2014. Data are presented in qualitative descriptive, tables, photos, and maps. Result showed that (i) the factors of sandal bandol production industry are: capital, raw materials, labor, marketing, technology, and transportation. The types of capital and capital resources required by each business owner are different; raw materials used are used tires, sponges, yarns and glue originating from surrounding areas and other districts; the labor was mostly comes from the people of Banyumas District, sandals bandol marketed in two ways with the reach of marketing to outside Java such as Sumatra, Kalimantan and Sulawesi, transportation and also technology needed to facilitated the production process (ii) according to the criteria of leading product, sandal bandol industry is not feasible to be a Banyumas' leading product yet because only three from six criteria fulfilled which are labor absorption, social and culture, and can be updated.

Kata Kunci : Sandal bandol, faktor produksi, kelayakan produk unggulan

  1. S1-2018-348061-abstract.pdf  
  2. S1-2018-348061-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-348061-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-348061-title.pdf