Laporkan Masalah

Eksplorasi Kriteria Kota Layak Pariwisata

MUHAMMAD ALI IZZAH, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang bisa mendukung perekonomian suatu wilayah. Kontribusi pariwisata bagi perekonomian di Indonesia dinilai memiliki prospek yang baik. Pertumbuhan nilai ekonomi pariwisata selalu meningkat selama sepuluh tahun terakhir (World Bank, 2017). Kota sebagai pusat aktivitas perlu menunjang kegiatan pariwisata dengan baik. Dengan demikian, kriteria mengenai kelayakan pariwisata di kota perlu dipelajari lebih lanjut untuk memaksimalkan fungsi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria kota layak pariwisata dan menilai kelayakan pariwisata Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Kota Yogyakarta yang berfungsi sebagai tempat latar belakang dan obyek penilaian. Secara garis besar, terdapat dua metode pengumpulan data yang digunakan, yakni wawancara dengan metode delphi kepada 14 para pakar pariwisata di Kota Yogyakarta dan kuesioner kepada 426 wisatawan. Data dari metode delphi dianalisis menggunakan dua cara, yaitu secara kualitatif dan kuantitatif dengan analisis statistik univariat untuk mendapatkan rumusan kriteria. Sesi pertama dianalisis dengan langkah, yaitu (1) membuat daftar kriteria yang disebutkan oleh para pakar dan (2) melihat kesamaan dan perbedaan penyebutan kriteria dengan menggunakan matriks sederhana. Sesi kedua dianalisis dengan melihat rata-rata persentase ketersetujuan wisatawan terhadap suatu kriteria yang kemudian dikonversi menjadi predikat dengan menggunakan indikator yang ditetapkan peneliti. Data dari kuesioner didesain dengan metode sampling. Peneliti mengambil sampel secara acak dengan prinsip simple random sample yang kemudian dianalisis dengan cara kuantitatif dengan analisis statistik univariat. Penelitian ini menemukan kriteria kota layak pariwisata yang terdiri dari lima aspek yaitu ketersediaan atraksi, kualitas akses, ketersediaan fasilitas pendukung, ketersediaan jasa pelayanan, dan kualitas penyebaran informasi dan promosi. Kelima aspek tersebut berisi 27 kriteria di dalamnya. Kriteria tersebut kemudian menjadi acuan substansi dalam penilaian kelayakan pariwisata Kota Yogyakarta. Hasil dari penilaian tersebut yaitu secara garis besar kelayakan pariwisata Kota Yogyakarta sudah bernilai sangat baik.

Tourism is one sector that can support regions economy. The contribution of tourism to the economy in Indonesia is having good prospects. The growth of the economic value of tourism has always increased over the last ten years (World Bank, 2017). The city as a center of activity needs to support tourism activities well. Thus, criteria on the feasibility of tourism in the city need to be studied to maximize the function of the city. This study aims to formulate the criteria of city worthy of tourism and assess the score of worthy of tourism city in Yogyakarta. The research method was using descriptive approach. This research was located in Yogyakarta City that served as a place of background and object assessment. Overall, there were two methods of data collection used, that was an interview with the delphi method to 14 tourism experts in the city of Yogyakarta and questionnaires to 426 tourists. Data from the delphi method were analyzed using two ways, that was qualitative and quantitative analysis with univariate statistical analysis to obtain the criteria formulation. The first session was analyzed by two steps, ie (1) list the criteria mentioned by the experts and (2) look at the similarities and differences terminology of criteria by using simple matrices. The second session was analyzed by looking at the average percentage of tourist agreement on a criterion that was converted into a predicate by using indicators set by researchers. Data from questionnaires were designed by sampling method. Researchers took a random sample with simple random sample which was analyzed in a quantitative way with univariate statistical analysis. This study found the criteria of worthy of tourism city that consists of five aspects, namely the availability of attractions, the quality of access, the availability of supporting facilities and services, and the quality of information and promotion. These five aspects contain 27 criteria in it. These criteria became the reference substance in the assessment the score of worthy of tourism city in Yogyakarta. The result of the assessment was the mention that the score of worthy of tourism city in Yogyakarta is already in a very good score.

Kata Kunci : kota layak wisata, metode delphi, kriteria

  1. S1-2018-376288-abstract.pdf  
  2. S1-2018-376288-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-376288-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-376288-title.pdf