Redesain Pasar Senen Dengan Pendekatan Interconnected Space
MUHAMMAD LUTHFI AZKA, Dr. Dyah Titisari Widyastuti, ST., MUDD.
2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTURJakarta merupakan Ibukota Indonesia, merupakan kota yang memiliki kepadatan penduduk paling tinggi di Indonesia. Kepadatan penduduk ini merupakan masalah yang besar yang ada di Jakarta. Pemerintah sudah memberikan berbagai solusi untuk menyelesaikan masalah moda transportasi umum yang ada. Moda transportasi tersebut berupa bus kota, TransJakarta, KRL, dan sekarang yang sedang dibangun adalah LRT dan MRT. Pusat perbelanjaan yang sekarang terbangun dengan pesat adalah pusat perbelanjaan modern, seperti mall, supermarket, dsb. pasar tradisional sekarang sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat karena lokasinya yang kurang bersih dan akses transportasi umumya kurang menjangkau atau tidak terintegrasi dengan pasar tradisional. Jumlah pasar tradisional terus menurun dengan majunya perkembangan zaman modern ini. Desain Pasar Senen yang merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Jakarta tidak memberikan fasilitas bagi masyarakat modern sekarang. Padahal pada kawasan Pasar Senen tersebut memiliki moda transportasi umum yang lengkap tetapi belum ada tindakan untuk mengintegrasikan hal dengan pasar. Hal tersebut dapat terus mengurangi jumlah pengunjung Pasar Senen. Interconnected space merupakan salah satu solusi dalam menyelesaikan pasar tradisional yang terintegrasi dengan moda transportasi, sehingga masyarakat yang melewati pasar dapat mengenal kembali Pasar Senen dan menjadikan pasar senen sebagai salah satu pasar tradisional pilihan tempat masyarakat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Jakarta is the capital city of Indonesia with highest population density in the country. High population density is one of the main issue that exist in Jakarta. The government has given a lot of solutions to solve public transportation issue that occur. There are city bus, TransJakarta, KRL, and now LRT and MRT that both are under construction. Shopping center that is developing quickly is a modern shopping center such as mall, supermarket, etc. Traditional market is slowly abandoned because of its condition that is less clean and less accessible by public transportation, or in other words, the public transportation is not integrated with traditional market. The numbers of traditional market are decreasing along with current development. Pasar Senen's design, which is one of the biggest traditional market in Jakarta, does not provide decent facilites for community. Though Pasar Senen's area has complete public transportation modes yet there is no action to integrate the public transportation with the market. This affects the decrease of number of visitors in Pasar Senen. Interconnected space is one of the solution to solve the integration between market and public transportation, so that people who pass through the market can acknowledge Pasar Senen once again and make Pasar Senen as one of traditional market's choice to shop and fulfill people's daily needs.
Kata Kunci : Moda transportasi, pasar tradisional, transportasi umum,