MODEL PELINDUNGAN DAN PENGELOLAAN PERMUKIMAN TRADISIONAL TORAJA DI DALAM KAWASAN ADAT KESU KABUPATEN TORAJA UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN
ISWADI, Dr. Daud Aris Tanudirjo, M.A.
2018 | Tesis | MAGISTER ARKEOLOGITesis ini membahas tentang upaya pelestarian warisan budaya Toraja dalam bentuk pelindungan dan pengelolaan terhadap permukiman tradisional pada kawasan adat Kesu Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pelindungan dan pengelolaan dalam upaya pelestarian warisan budaya Toraja di dalam kawasan adat Kesu . Adapun sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelusuran kepustakaan yang terdiri dari laporan penelitian dan kajian pelestarian, dokumen berupa naskah, gambar, foto dan tabel. Sumber data lain diperoleh dari hasil penelitian penulis, hasil wawancara dengan stakeholder terkait baik di Toraja Utara maupun di Makassar, analisis stakeholder untuk mengetahui bobot kepentingan dan pengaruh masing-masing pihak yang dilibatkan. Selain itu, kajian nilai penting situs dan kawasannya dilakukan agar dapat model pelindungan dan pengelolaan yang dirumuskan tepat. Model pelindungan dan pengelolaan yang dihasilkan merupakan perpaduan antara pelindungan fisik dan non fisik berbasis pada masyarakat adat Kesu. Untuk mendukung model tersebut diusulkan untuk membentuk badan pengelola, membagi peran dan fungsi di antara berbagai stakeholder, serta merancang program pelestarian secara terintegrasi dan berkesinambungan. Selain itu, diusulkan pula kemungkinan sumber pendanaan, kebutuhan SDM hingga sistem pengawasan, pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan pelestarian warisan budaya Toraja.
This thesis discusses the measures to protect and manage the traditional settlements of Kesu customary region in North Toraja Regency, the Province of South Sulawesi The aim is to find effective and appropriate protection and management of the settlements as cultural asset of the Toraja people as well as the national cultural heritage. In the research process, various data from different sources were collected. The secondary data consist of research reports, records of preservation studies, as well as manuscripts, pictures, and photos. Other sources of data include observation and interview with stakeholders in North Toraja and in Makassar carried out by the present writer. Then, significance analysis is carried out to reveal the cultural values of the heritage and stakeholders analysis is applied to mapping the interaction between stakeholders which is crucial in determining the appropriate model for protection and management of the traditional settlement. As the results, the effective and appropriate protection and management of the Toraja traditional settlements of Kesu customary region should integrate the tangible and intangible aspects which is based on the Toraja local wisdom and customary law. To support this, a management board should also be established by involving many stakeholders each with its determined roles and functions. In addition, the proposed model includes hints on integrated and continuous preservation programs, funding sources, human resources requirement as well as monitoring and evaluation system.
Kata Kunci : Pelindungan, pengelolaan, warisan budaya, permukiman, kawasan adat Kesu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.