Laporkan Masalah

STASIUN INTERMODA KAMPUNG BANDAN DENGAN PENDEKATAN KONEKTIVITAS

DANIEL PITRA EKA P, Ir. Ikaputra, M. Eng., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Jakarta merupakan ibukota Indonesia yang menjadi pusat dari pemerintahan, perdagangan, bisnis dan edukasi dari Indonesia. Segala kepentingan yang dilakukan pada Jakarta membuat Jakarta menjadi kota yang sangat sibuk dan menjadi salah satu tujuan untuk mengadu nasib. Hal ini mengakibatkan Jakarta menjadi kota dengan populasi terbesar di Indonesia dan kota dengan jumlah penduduk metropolitan terbesar di Asia Tenggara. Infrastruktur jalan raya dan transportasi publik yang tidak memadai dalam melayani jumlah penduduknya yang besar membuat Jakarta terkendala permasalahan kemacetan yang parah. Salah satu cara dalam menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan mengalihkan jumlah pengendara kendaraan pribadi menuju transportasi publik yang memadai. Transportasi publik itu berupa kereta api dan bus yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah yang besar dan tidak memenuhi badan jalan yang dapat menimbulkan macet. Pada kondisi eksisting, transportasi publik yang ada pada daerah Jabodetabek adalah KRL Jabodetabek, dan bus Transjakarta. Konektivitas menawarkan solusi untuk menggabungkan dan mengintegrasikan ketiga transportasi publik tersebut sehingga transportasi publik memiliki jangkauan yang luas dan dapat mencakup semua daerah dengan kata lain konektivitas juga berguna untuk meningkatkan keterhubungan antar kawasan pada daerah urban yang ada di Jabodetabek, dan dengan integrasi dan konektivitas yang komprehensif transportasi publik ini diharapkan dapat menjadi tumpuan dan andalan masyarakat dalam berkendara dan berpindah dari satu titik ke titik lainnya tanpa memenuhi badan jalan dengan kendaraan pribadi mereka, sehingga kemacetan yang melanda dan merugikan ekonomi Jakarta dapat terurai.

Jakarta, the capital city of Indonesia, is the center of government, trade, businesses, and education of Indonesia. All of these interests makes Jakarta a very busy city and becomes one of the destination to seek a better life. This resulting Jakarta to be the largest city in Indonesia in terms of population and the biggest in southeast asia in terms of metropolitan population. The inadequate infrastructure of roads, and public transport to serve its population, Jakarta suffers from a heavy traffic congestion daily. One of the solution to this problem is to shift the private vehicle users to an adequate public transport. Those public transport are usually buses and train that could carry a great number of passengers without adding more weight to already congested road. In the time being, public transports that exist in Jabodetabek area consists of Transjakarta BRT and KRL Commuter Line. Connectivity offers solution to connect and integrate those two public transport so that it can serve a wider network and covers most of the urban neighbourhood, in other words, Connectivity could also to increase connectedness between urban area in jabodetabek, and with comprehensive integration and connectivity, Public transport could support and be the mainstay for people to commute and moving around from one point to another without weighing the road with their private vehicles, so congestion that lagged the economy of Jakarta could be eased.

Kata Kunci : Transportasi publik, konektivitas, kemacetan, Public transportation, connectivity, traffic congestion

  1. S1-2018-369265-abstract.pdf  
  2. S1-2018-369265-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-369265-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-369265-title.pdf