PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN PENGAWASAN BANK TERHADAP KONFLIK KEAGENAN: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN DI BEI
BAGUS DWI ARIYONO, Bowo Setiyono S.E., M.Com., Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 MANAJEMENPenelitian ini menguji pengaruh kepemilikan institusional dan pengawasan bank terhadap konflik keagenan dengan menggunakan sampel perusahaan non keuangan di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2015. Kepemilikan institusional yang diuji dalam penelitian ini meliputi kepemilikan institusi total, pemerintah dan swasta, sedangkan pengawasan bank diukur dengan jumlah bank dan rasio hutang bank perusahaan. Konflik keagenan diukur dengan rasio pemanfaatan aset dan rasio beban penjualan, umum dan administratif. Secara umum, kepemilikan insitusional dan pengawasan bank ditemukan berpengaruh negatif terhadap konflik keagenan. Penelitian ini juga melakukan pengujian terhadap perbedaan pengaruh kepemilikan institusional pada level pengawasan bank yang berbeda dan menemukan bahwa secara umum pengaruh kepemilikan institusi melemah atau menghilang pada kondisi jumlah bank dan rasio hutang bank yang tinggi yang menunjukkan terjadinya free-rider dalam pengawasan.
This study examines the effect of institutional ownership and bank monitoring toward agency conflict using datas of non-financial firms in Indonesia Stock Exchange from 2011 to 2015. The institutional ownership examined in this study includes the total institutional ownership, government ownership, and private institution ownership, whereas the bank monitoring was proxied by the number of banks and firm's bank debt ratio. Agency conflict was measured by asset utilization and sales, general and administrative expenses. Institutional ownership and bank monitoring were found having negative effects toward the agency conflict. This study also investigates the changes of institutional ownership effect in different bank monitoring conditions. In general the effect of institutional ownership is getting weaker or disappear during the high number of banks and high firm's bank debt ratio which showed the free-rider in monitoring.
Kata Kunci : konflik keagenan, kepemilikan institusional, kepemilikan institusi swasta, kepemilikan institusi pemerintah, pengawasan bank