Laporkan Masalah

Perencanaan Kampung Wisata Terih dengan Konsep Ekowisata dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan

STEPHANIE AUDRY ANITA PUTRI, Ratna Eka Suminar, ST., M.Sc.

2018 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kampung Wisata Terih merupakan kampung melayu yang berada di Kota Batam. Menurut rencana pola ruang wilayah KPBPB Batam, kampung ini berada pada peruntukan pariwisata dan telah dikembangkan dengan konsep ekowisata. Kampung ini memiliki keindahan alam dan mangrove yang berada di sepanjang garis pantai. Selain itu, kampung ini juga memiliki budaya melayu namun kurang dikembangkan. Kuantitas dan kualitas fasilitas pendukung pariwisata juga kurang baik untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Terlihat lingkungan yang kurang dijaga kebersihannya. Dengan adanya kondisi tersebut, diperlukan adanya penataan dengan konsep ekowisata untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan di Kampung Wisata Terih. Metode gap analysis digunakan untuk mengukur kondisi ideal dengan kondisi eksisting di Kampung Terih. Unit analisis yang didgunakan berupa hasil elaborasi dari aspek keruangan, kepariwisataan, ekowisata dan pariwisata berkelanjutan yaitu zona wisata, bangunan, aksesibilitas, atraksi dan aktivitas, partisipasi masyarakat, penanda dan informasi serta preservasi. Pemilihan alternatif rencana dilakukan dengan menggunakan metode performance matrix. Konsep ekowisata digunakan untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi dan sosial-budaya. Adapun 4 prinsip yang digunakan adalah ecological, cultural, educational dan locally participatory. Terdapat 2 alternatif rencana, yaitu centralized yang mengarahkan pembangunan memusat di dekat jalan utama dan distributed yang mengarahkan pembangunan tersebar di seluruh kawasan menjauh dari jalan utama. Alternatif yang terpilih adalah centralized yang kemudian dilanjutkan dengan rencana detil.

Kampong Wisata Terih is a Malay Kampong located in Batam City. According to the spatial plan of KPBPB Batam area, it is in the designation of tourism and has been developed with the concept of ecotourism. This Kampong has natural beauty and mangroves along the coastline. In addition, it also has Malay culture but less developed. The quantity and quality of tourism support facilities are also not good enough to meet the needs of the tourists. The sanitation of its environment also has lack of monitoring control. Given these conditions, it is necessary to arrange this Kampong with the concept of ecotourism to bring the awareness of sustainable tourism in Kampong Wisata Terih. Gap analysis method is used to measure the ideal condition with the existing condition in Kampong Terih. The analytical unit used is coming from the form of elaboration of spatial aspects, tourism, ecotourism and sustainable tourism are tourism zones, buildings, accessibility, attractions and activities, community participation, bookmarks and information and preservation. The choice of alternative plan is done by using performance matrix method. The concept of ecotourism is used to bring the awareness of sustainable tourism that takes into environmental, economic and socio-cultural aspects. The four principles used are ecological, cultural, educational and locally participatory. There are two alternative plans, namely the centralized that directs the centered development near the main road, and distributed roads that direct the scattered development throughout the region away from the main road. The chosen alternative is centralized which is then followed by a detailed plan.

Kata Kunci : Perencanaan Pariwisata, Ekowisata, Pariwisata Berkelanjutan

  1. S1-2018-364276-abstract.pdf  
  2. S1-2018-364276-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-364276-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-364276-title.pdf