Laporkan Masalah

TERJEMAHAN NOVEL TAMAGAWA NO MIKO (BAB 1) KARYA NARIYUKI WAKAKO

IBRAHIM R HASAN, Sa'idatun Nishfullayli, S. S., M. Hum.

2018 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG

Tugas akhir ini merupakan terjemahan bab satu dari novel yang berjudul "Tamagawa no Miko" karya Nariyuki Wakako. Novel ini bercerita tentang petualangan seekor kucing bernama Miko yang dibuang oleh majikannya. Bab satu yang diterjemahkan hanya menceritakan kehidupan Miko mulai sejak dibuang di dekat sungai Tama sampai bertemu dengan Occhan dan bertemu kucing lain bernama Tama. Novel "Tamagawa no Miko" dipilih untuk diterjemahkan karena novel ini memiliki alur cerita yang menarik dan banyak pesan moral yang bisa diambil oleh pembaca. Dari novel ini dapat dipelajari bahwa ternyata kucing juga memiliki keluarga yang harus dilindungi. Kucing juga memiliki perasaan seperti halnya manusia, misalnya perasaan sedih, bahagia, takut, marah, serta memiliki sikap balas budi terhadap orang yang berbuat baik kepadanya. Salah satu kendala dalam menerjemahkan novel ini adalah sulitnya menerjemahkan onomatope Bahasa Jepang ke dalam bahasa Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan penelusuran makna onomatope dengan memperhatikan konteks cerita, kemudian mencari padanan kata onomatope dalam Bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sama dengan onomatope Bahasa Jepang tersebut.

This final project is a translation of "Chapter One" based on a novel entitled "Tamagawa no Miko" written by Nariyuki Wakako. This book tells about an adventure of a cat named Miko who was thrown away by her owner. Chapter one tells about Miko's life that being dumped near the Tama river. Finally Miko meet with Occhan and another cat named Tama. The reason "Tamagawa no Miko" bas choosen to be translated is because it has an interesting storyline and there are also many moral values that can be taken by the readers. From this book the readers are able to learn that cats also have a families that must be protected. Moreover cats also have feelings same as human beings do. They can be sad, happy, fear, anger and have a sense of reciprocity to people who treat them good. One of the obstacles in translating this novel is the difficulty of translating Japanese onomatope into Indonesian. To overcome this, it is necessary to search the meaning of onomatope by taking into account the context of the story, then look for the equivalent of the onomatope word in Indonesian which has the same meaning with the Japanese onomatope.

Kata Kunci : Fiksi Anak, Terjemahan Novel Jepang, Nariyuki Wakako.

  1. D3-2018-385915-abstract.pdf  
  2. D3-2018-385915-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-385915-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-385915-title.pdf