Evaluasi Sistem Pengukuran Kinerja Instansi Publik (Studi Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta)
BELLA INDAH PERMATASARI, Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., CMA., Ak., CA.
2018 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPengukuran kinerja di BAPPEDA Kota Yogyakarta penting untuk diperhatikan guna mewujudkan pembangunan yang selaras dan mendukung Yogyakarta sebagai pusat pendidikan, kebudayaan, serta daerah tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi indikator kinerja di BAPPEDA Kota Yogyakarta dengan menggunakan alat analisis cetak biru kinerja (performance blueprint) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang hadir dalam penyusunan indikator kinerja BAPPEDA Kota Yogyakarta. Guna mencapai tujuan penelitian, analisis data akan dilakukan dengan model cetak biru kinerja (performance blueprint) yang merupakan model logika (logic model) diperluas dengan pendekatan empat kuadran Friedman, serta teknik analisis Hennink dan Hutter yang dilakukan dengan mengembangkan kode-kode. Hasil evaluasi cetak biru kinerja menunjukkan bahwa indikator kinerja yang disusun BAPPEDA Kota Yogyakarta telah memiliki kesesuaian logis. Akan tetapi, keseluruhan indikator kinerja yang disusun oleh BAPPEDA Kota Yogyakarta merupakan indikator upaya kuantitas (100%) dan berbasis pada kegiatan pelayanan (service-delivery outcomes). Hasil kategorisasi kode dengan menggunakan teknik analisis Hennink dan Hutter menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang hadir dalam penyusunan indikator kinerja BAPPEDA Kota Yogyakarta, yaitu pemahaman, acuan, proses, hambatan, persepsi, serta pengukuran, penilaian, dan apresiasi. Gejala isomorfisma normatif dan koersif juga ditemukan di dalam sistem pengukuran kinerja BAPPEDA Kota Yogyakarta.
Performance measurement system in Development Planning Agency at Sub-National Level of Yogyakarta (BAPPEDA Kota Yogyakarta) is important in order to realize the harmonious development and to support Yogyakarta as the center of education, culture, and tourist destination. This study aims to evaluate performance indicators of BAPPEDA Kota Yogyakarta by using performance blueprint model and to identify factors that are present in the preparation of performance indicators. In order to achieve the research objectives, data analysis will be performed using an expanded and innovative logic model called the "Performance Blueprint" and by incorporating Friedman's Four Quadrant approach, as well as Hennink-Hutter's analysis technique performed by developing codes. Result of the study using performance blueprint model showed that the performance indicators in BAPPEDA Kota Yogyakarta are logical. However, the overall performance indicators used are quantity-of-effort outputs (100%), and thus are service-delivery outcomes. The result of code categorization using Hennink-Hutter's analysis technique showed that there are several factors in the preparation of BAPPEDA Kota Yogyakarta's performance indicators. Those factors are understanding, reference, process, obstacle, perception, and also measurement, appraisal, and appreciation. Symptom of normative and coercive isomorphism was also found in the performance measurement system in BAPPEDA Kota Yogyakarta.
Kata Kunci : BAPPEDA Kota Yogyakarta, Indikator kinerja, Model logika, Pendekatan cetak biru kinerja, Empat kuadran Friedman