Laporkan Masalah

EVALUASI PERUMUSAN STRATEGI BPR XYZ DALAM PENYALURAN KREDIT

SEPTARINI HARYATI, Ertambang Nahartyo, M.Sc., Ph.D

2018 | Tesis | Magister Manajemen

BPR XYZ selama 3 tahun terakhir menghadapi tantangan intermediasi yang cukup berat, hal tersebut ditunjukkan dengan trend penurunan rasio LDR (Loan to Deposit Ratio). BPR XYZ termasuk dalam kategori 10 BPR dengan aset terbesar di Jawa Tengah, sehingga kinerja perusahaan berkontribusi langsung terhadap kinerja industri BPR secara nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang berpengaruh terhadap penyaluran kredit BPR XYZ, (2) Mengidentifikasi faktor-faktor internal yang berpengaruh terhadap penyaluran kredit BPR XYZ dan (3) Mengevaluasi kesesuaian perumusan strategi yang diterapkan BPR XYZ terhadap kondisi eksternal dan internal perusahaan. Sumber data penelitian ini adalah Direktur Utama dan Direktur Pemasaran serta Pejabat Eksekutif bank yang terdiri dari Kepala Bagian Kredit, Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Kepatuhan, Kepala Satuan Kerja Audit Intern, Kepala Bidang Dana, Kepala Bidang Umum, Pemimpin Kantor Pusat Operasional dan Pemimpin Cabang Sluke. Metode analisis hasil penelitian dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty, sehingga diperoleh hasil pembobotan untuk diolah dalam matriks EFE, IFE, IE dan CPM. Berdasarkan analisis SWOT dan matriks tersebut, maka akan diperoleh beberapa strategi alternatif untuk dapat dipilih dengan menggunakan matriks QSPM. Beberapa strategi tersebut antara lain strategi penetrasi pasar (market penetration strategy), strategi pengembangan produk (product development strategy) dan strategi integrasi horisontal (horizontal integration strategy). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang paling tepat untuk BPR XYZ adalah optimalisasi jaringan kantor yang merupakan pengembangan dari strategi penetrasi pasar. Strategi tersebut merupakan strategi yang paling tepat untuk diterapkan di perusahaan pada kondisi sekarang dengan memanfaatkan salah satu kekuatan utama perusahaan yaitu memiliki jaringan kantor luas.

For over the past 3 years BPR XYZ faces severe intermediation challenge, as indicated by the slowdown trend in the LDR (Loan to Deposit Ratio). BPR XYZ was considered as one of the 10 rural banks with the largest assets in Central Java, so the performance of the company contributes directly to the performance of rural banking industry. The objectives of this research are (1) to identify external factors than influence the lending distribution of BPR XYZ, (2) to identify internal factors than influence the lending distribution of BPR XYZ, (3) to evaluate the appropriateness of strategy formulation applied by BPR XYZ to the external and internal condition. The research sources are members of the Board of Directors and Executive Officer consisting of Head of Credit Division, Head of Risk Management and Compliance, Head of Internal Audit, Head of Fund, Head of General Section, Head of Head Office and Branch Manager Sluke. Analytical Hierarcy Process (AHP) was developed by Thomas L. Saaty, to obtain the result of weighting to be processed in EFE, IFE, IE and CPM matrix. Based on SWOT Analysis and all of the matrix, it will obtained some alternative strategy to be selected by using QSPM matrix. Some of these strategies included market penetration strategy, product development strategy and horizontal integration strategy. The result of this research indicated that the most appropriate strategy for BPR XYZ is optimizing office network which is the development of market penetration strategy. This strategy is the most appropriate strategy to be applied in the company on the current condition by utilizing one of the main strength of the company that has a wide office network.

Kata Kunci : Evaluasi Perumusan Strategi, Bank Perkreditan Rakyat, Analytical Hierarchy Process

  1. S2-2018-374117-abstract.pdf  
  2. S2-2018-374117-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-374117-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-374117-title.pdf