EVALUASI MANAJEMEN PERUBAHAN DI PT KALTIM METHANOL INDUSTRI
NIDDA WISENDA, DR. John Suprihanto, M.I.M
2011 | Tesis | S2 ManajemenPersaingan yang semakin tajam menyebabkan para pelaku bisnis di hampir semua industri yang sangat kompetitif harus mengatur ulang dan meninjau kembali posisi daya saingnya. Perubahan lingkungan bisnis ini menyebabkan perusahaan harus mengubah pola bisnis tidak hanya dari persaingan saat ini namun juga terhadap kondisi di masa yang akan datang. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan manajemen perubahan yang dilakukan oleh PT Kaltim Methanol Industri dengan penerapan sistem manajemen terintegrasi ISO, OHSAS dan SMK3 dan sistem manajemen berbasis kinerja (Peformance Mmanajement Systems). Penelitian ini mengevaluasi data-data yang dikumpulkan dari berbagai dokumen yang tersedia di perusahaan dan observasi data hasil audit yang dilakukan di PT Kaltim Methanol Industri. Penjabarannya dimulai dengan menganalisis perubahan lingkungan eksternal, diikuti dengan analisis SWOT untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman terhadap aktifitas bisnis perusahaan. Konsep delapan fase perubahan dari Kotter digunakan untuk menganalisis penerapan manajemen perubahan yang dilakukan perusahaan. Penelitian ini menunjukan bahwa proses perubahan telah berjalan dengan baik dengan tumbuhnya rasa urgensi untuk tanggap dengan perubahan lingkungan yang terjadi. Rasa urgensi merupakan kunci pengerak dari pelaksanaan proses perubahan didalam perusahaan. Meskipun proses perubahan dapat berjalan dengan baik, study juga menunjukan kelemahan terhadap faktor komunikasi dan pemberdayaan yang perlukan menjadi perhatian semua pihak didalam perusahaan sehingga proses konsolidasi atas kemenangan jangka pendek dapat dipertahankan dan proses perubahan yang berkelanjutan untuk mendukung visi perubahan jangka panjang dapat berjalan dengan adanya dukungan semua pihak didalam perusahaan.
The emerging competition has led business people in almost highly competitive industries to rearrange and review their competitive position. The changing of business environment lead to companies to change their business patterns not only from the current competition but as well as in the future conditions. Main purpose of this research is to evaluate the implementation of change management in PT Kaltim Methanol Industri by implementation of the integrated systems management ISO, OHSAS and SMK3 and performance management system basis on performance (PMS). This research were evaluates the data collected from various documents available in the company and observed the audits results which is conducted in PT Kaltim Methanol Industri. The evaluations begin with analyzing the changing in the external environment, followed by SWOT analysis to analyze the strengths and weaknesses as well as opportunities and threats to the company's business activities. Kotters eight phase of change concepts is used to analyze the implementation of changes management. This study finds that the change management process has been run smooth with the growths of sense of urgency in respond to the environmental changes that occur. The sense of urgency is the key to mobilizing the implementation of the change process within a company. Although the process of change can run smooth, this study also finds the weaknesses of communication and empowerment that need to be concern to all parties within the company so that the consolidation process of short-term winning can be maintained and the ongoing process of change to support the long-term vision can work support by all parties within the company
Kata Kunci : Management Perubahan, Perubahan lingkungan, SWOT, Delapan langkah perubahan Kotters and Ati