KAPASITAS SUSTAINABILITY IMPLEMENTASI PROGRAM AKREDITASI RS -VERSI 2012 PASCA LULUS AKREDITASI DI RSUD PANDAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH
RE JUDIKA TAMPUBOLON, Dr. dr. Andreasta Meliala, DPH, M.Kes, MAS; Dr. dr. Dwi Handono Sulistyo, M.Kes
2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATABSTRAK Latar Belakang. Akreditasi rumah sakit merupakan salah satu strategi kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015-2019 yang bertujuan meningkatkan pemerataan akses dan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Adanya penilaian oleh lembaga independen terhadap akreditasi rumah sakit, maka penyelenggara rumah sakit akan berupaya sepenuhnya untuk dapat memenuhi standar dan seluruh parameter yang ditetapkan dalam instrumen akreditasi pada saat persiapan dan penilaian. Untuk menjamin keberlangsungan penyelengaraan pelayanan kesehatan rumah sakit yang bermutu sesuai standar akreditasi, maka perlu dilakukan kajian terhadap kapasitas sustainability implementasi program akreditasi rumah sakit versi-2012 pasca lulus akreditasi di RSUD Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan. Mengidentifikasi kapasitas organisasi, evaluasi program, adaptasi program, komunikasi, perencanaan strategis dan stabilitas pendanaan dalam sustainability implementasi program akreditasi rumah sakit versi-2012 pasca lulus akreditasi di RSUD Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus eksploratoris dan desain kasus tunggal holistik. Subjek penelitian berjumlah 13 orang dengan purposive sampling dan analisis data dengan content analysis. Hasil. RSUD Pandan memiliki perencanaan strategis yang baik dalam sustainability implementasi program akreditasi rumah sakit yang tertuang dalam Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan dan Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan tahun 2016-2022. Namun implementasinya dalam kapasitas organisasi, adaptasi program, komunikasi, stabilitas pendanaan dan evaluasi program masih terbatas dalam keberlanjutan penyelengaraan pelayanan kesehatan rumah sakit yang bermutu sesuai standar akreditasi. Kesimpulan. Investasi dalam dukungan pimpinan untuk meningkatkan kapasitas organisasi, komunikasi dari puncak organisasi dan mengintegrasikan evaluasi program untuk adaptasi dan perencanaan strategis program serta stabilitas dan fleksibilitas pendanaan dapat meningkatkan keberlanjutan pelaksanaan standar akreditasi rumah sakit. Kata Kunci : kapasitas sustainability; akreditasi rumah sakit; penilaian; RSUD Pandan
ABSTRACT Background. Hospital accreditation is one of strategic policy Ministry of Health Indonesia in 2015-2019 that aim to improve access health equity and health quality in hospital. Assessment of accreditation which is assessed by independent institute made hospital tried to achieve all standards and indicator of accreditation when preparing and assessment process. To ensure sustainable of quality hospitals, need assessing capacity in sustainability the implementation programs of hospital accreditation version-2012 post pass accreditation in RSUD Pandan of Tapanuli Tengah district. Objective. Identify organization capacity, program evaluation, program adaptation, strategic planning, communication and funding stability in sustainability the implementation programs of hospital accreditation version-2012 post pass accreditation in RSUD Pandan of Tapanuli Tengah district. Method. This research uses qualitative research approach with case-study explanatory in single-case unit. Total sample about 13 participants with purposive sampling and data analysis by content analysis. Result. RSUD Pandan had a good strategic planning according to Healthcare Standardization Program and Healthcare Improvement Program in 2016-2022. Where as RSUD Pandan limited in organization capacity, program adaptation, communication, funding stability and program evaluation to ensure sustainable of quality hospitals in accordance with accreditation standards. Conclusion. Investment in leadership support for improving organizational capasity, improvements in communication from the top of the organization, integrating program evaluation into adaptation program and strategic planning, and greater funding flexibility may enhance sustainability of the implementation of hospital accreditation standards. Key words: assessment, hospital accreditation; RSUD Pandan; sustainability capacity
Kata Kunci : kapasitas sustainability, akreditasi rumah sakit, penilaian, RSUD Pandan; assessment, hospital accreditation, RSUD Pandan, sustainability capacity