PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP KEMAMPUAN INOVASI DI PERUSAHAAN (Studi pada Industri Makanan dan Minuman di Indonesia)
DIAN MAYASTIKA M, Nurul Indarti, Sivilekonom, Cand Merch., Ph.D
2018 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMENMenggunakan survey pada 120 perusahaan di industri makanan dan minuman di Indonesia, studi ini mendiskusikan pengaruh modal intelektual terhadap kemampuan inovasi di perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada tiga jenis perusahaan yang berada di industri makanan dan minuman di Indonesia, yaitu restoran dan kafe, manufaktur, serta ritel. Hasil penelitian membuktikan modal struktural dan modal relasional merupakan aset pengetahuan yang berperan penting bagi kemampuan perusahaan dalam melakukan inovasi. Selain itu, temuan lain dari penelitian ini juga menyatakan modal manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan inovasi. Hal tersebut karena pada konteks tiga perusahaan di industri makanan dan minuman di Indonesia, keputusan inovasi tidak terkait dengan aspek karyawan atau modal manusia. Selanjutnya, penelitian ini juga belum mampu membuktikan bahwa modal relasional memoderasi pengaruh positif modal manusia terhadap kemampuan inovasi. Pengujian moderasi tidak bisa dilakukan karena modal manusia tidak terbukti berpengaruh signifikan positif terhadap kemampuan inovasi di perusahaan.
Using a survey of 120 companies in the food and beverage industry in Indonesia, this study discusses the effect of intellectual capital on innovative capabilities in the company. This study was conducted on the three types of companies in the food and beverage industry in Indonesia, specifically restaurants and cafes, manufacturing, and retail. The results proved that structural capital and relational capital are knowledge assets that play an important role for the company's ability to innovate. In addition, other findings from this study also suggest human capital has no significant effect on innovative capabilities. That is because in the context of three companies in the food and beverage industry in Indonesia, innovation decisions are not related to the aspects of employees or human capital. Furthermore, this study also has not been able to prove that relational capital moderates the positive influence of human capital on innovative capabilities. The test of moderation can not be done because human capital is not proven to have a significant positive effect on innovative capabilities in the company.
Kata Kunci : Modal manusia, modal struktural, modal relasional, kemampuan inovasi