KAJIAN VOKALISASI DAN ORNAMENTASI SENI BACA AL-QURAN DALAM MUSABAQAH TILAWATIL QURAN (MTQ) TINGKAT NASIONAL TAHUN 2014
SURYATI, Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang, M.A., Prof. Dr. Victor Ganap, M.Ed.
2018 | Disertasi | S3 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni RupaINTISARI Seni baca Al-Quran adalah bacaan Al-Quran yang bertajwid diperindah dengan irama dan lagu. Seni baca Al-Quran gaya Qiraah biasa disebut dengan gaya mujawwad yang artinya menjadi baik atau bagus. Gaya tersebut melagukan dengan berbagai maqam dengan improvisasi yang berbentuk ornamentasi agar menjadi indah, namun tidak semua orang dapat melagukan, karena kerumitanya. Gaya mujawwad adalah salah satu jenis bacaan yang dilombakan dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Kegiatan MTQ tersebut, secara rutin dilaksanakan setiap tahun dari tingkat Daerah hingga tingkat Nasional, bahkan tingkat internasional dan memiliki aturan yang telah ditentukan. Oleh karena itu untuk mengetahui kerumitan vokalisasi dan ornamentasi Seni baca Al-Quran, dalam MTQ diperlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini terfokus mengkaji tentang ketentuan maqam dalam MTQ, implementasi, Implikasi, vokalisasi dan ornamentasi, serta nilai estetis yang dilantunkan tiga Qariah terbaik MTQ Nasional tahun 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif analisis dan interpretatif dengan memanfaatkan data kualitatif dengan melakukan studi pustaka, studi lapangan dengan observasi, wawancara, pendokumentasian. Tahap pertama mentranskripsikan rekaman pelantunan tiga Qoriah terbaik secara musikologis berdasarkan interpretasi pendengaran melalui audio. Tahap kedua menganalisis secara musikologis dan estetis pada vokalisasi dan ornamentasi seni baca Al-Quran. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa implementasi ketentuan maqam terlihat dari kesesuaian ayat yang dibaca. Implikasi ketentuan maqam bagi vokalisasi dan ornamentasi dalam MTQ dapat dirasakan pada pemanfaan rongga resonansi untuk jangkauan nada dan penempatan pelafalan huruf hijaiyah. Ornamentasi yang terjadi pada seni baca Al-Quran pada umumnya berbentuk ornamentasi melodi atau melismatis, meskipun ada juga yang berbentuk vibrasi, luk dan gregel. Ornamentasi secara umum terletak pada perpanjangan bunyi atau mad, ikhfa, dan di akhir ayat yang memiliki beberapa harakat. Pemberian ornamentasi disesuaikan dengan karakter maqam yang dilantunkan. Nilai Estetis dari pelantunan Qariah terbaik pertama, kedua dan ketiga terletak pada keindahan vokalisasi dalam penempatan makhraj dan keharmonisan ornamentasi dalam bentuk melismatis. Kata Kunci: Vokalisasi, ornamentasi, seni baca Al-Quran.
AAbstract The art of Al-Quran recitation is the reading of using tajweed beautified with rhythm and song. The art of reciting Al-Quran, Qiraah type, is commonly referred to mujawwad which means to be good. The style of chanting using different kinds of maqam with improvisation aims at obtaining a beautiful form in the form of ornamentation, but not everyone is able to do it, due to its complexity. The style of mujawwad is one type of reading that is contested in Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). The MTQ event is routinely held annually from the regional level to the national level, even at the international level and has predefined rules. Therefore, in order to ascertain the complexity of vocalization and ornamentation of Al-Quran recitation art in MTQ, a further research needs to be conducted. This study focused on reviewing the provisions of maqom in MTQ, implementation, implication, vocalization and ornamentation, and aesthetic values sung by the best three Qariah of National MTQ 2014. The method used in this research was descriptive and interpretative analysis by applying qualitative data through literature study, field study with observation, interview, and documentation. The first stage transcribed the recording of the three best Qriah based on auditory interpretation through audio. The second stage analyzed musicologically and aesthetically on the vocalization and ornamentation of the art of reciting Al-Quran. The results showed that the implementation of the provisions of maqom was seen from the suitability of the verse being read. The implications of maqom provisions for vocalization and ornamentation in MTQ could be felt in the use of resonance cavities for tone range and hijaiyah letters. Ornamentation that occurred in the art of Al-Quran recitation generally was in the form of melismatis or melody ornamentation, although there were also vibration, luk, and gregel. Ornamentation generally lies in the extension of sound or mad, ikhfa, and at the end of the verse which has some harakat. The provision of ornamentation is adjusted with the character of maqam which is chanted. The aesthetic value of the first, second, and third chanters of Qariah lies in the beauty of vocalization in the placement of makhraj and harmony of ornamentation in the form of melismatis. Keywords: vocalization, ornamentation, the art of Al-Quran recitation.
Kata Kunci : vocalization, ornamentation, the art of Al-Quran recitation.