Museum Karst dengan Pendekatan Arsitektur Organik di Gunung Kidul
HILMA LAILATUL HUSNA, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch., Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTURGunung kidul merupakan kabupaten di DIY yang memiliki 80.704 Ha kawasan bentang alam karst. Kawasan ini merupakan bagian dari Geopark Gunungsewu. Disamping tingginya potensi yang ada, terdapat ancaman kerusakan karst. Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kawasan ini, diperlukan media edukasi. Kawasan karst memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, pariwisata Gunung Kidul berpotensi terangkat dengan pengelolaan kawasan yang baik. Kehadiran museum karst di gunung kidul dapat mewadahi upaya peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan pariwisata. Museum karst juga menunjang kegiatan pengelolaan kawasan. Penerapan pendekatan arsitektur organik pada museum karst akan mewujudkan desain yang mampu selaras dengan alam karena terbentuk koneksi antara ruang dalam dan luar, mengekspresikan karst dan meningkatkan kesadaran juga kepedulian masyarakat akan bentang alam karst. Gagasan utama pada museum ini adalah integrasi antara museum indoor dan outdoor. Hal tersebut merupakan upaya mewujudkan desain museum yang mampu bekerja harmonis dengan lingkungan, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk lebih mengnal bentang alam karst. Museum karst akan menggunakan alam sebagai inspirasi mewujudkan desain bangunan yang diharapkan dapat bekerja harmonis dengan lingkungan, keunggulan dan karakter site yang ditonjolkan menjadi keunggulan desain museum.
Gunung Kidul has 80.704 Ha of karst topography. This area is part of Geopark Gunung Sewu. Beside of karst resource potention, there is a risk of exploitation and destruction. Karst area have important role for community's life. Gunung Kidul tourism has potention to grow up with good management. To increase people's knowledge and awareness about karst, education facility is needed. A Museum Karst in Gunung Kidul will accomodate effort to increase people awreness through education and tourism. Museum Karst will support this area's management. Museum karst with organic architecture approach will create a design that harmony with nature through connection of indoor and outdoor space, expessing karst character and increase people awareness about karst. The main idea of this karst museum is museum with integrated between indoor and outdoor museum. This idea will create museum's design that harmony and work together with nature. The design can inspire people to know about karst. Museum Karst will use nature as inspiration to work harmony with nature. Site potention highlighted to create design excellence.
Kata Kunci : museum, karst, museum karst, arsitektur organik, gunung kidul