Laporkan Masalah

Feasibility of School Based Health Education Intervention for Compliance of Mass Drug Administration of Soil Transmitted Helminthiasis at Khulna District, Bangladesh.

Farah Faizah, dr. E. Elsa Herdiana M, MKes, PhD.; Prof.Dra. Yayi Suryo Prabandari, MSi

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar belakang: Untuk menghilangkan Soil Transmitted Helminthiasis, Bangladesh sedang melakukan Program Administrasi MassDrug sejak tahun 2008 dua tahunan di tingkat sekolah. Menurut WHO, MDAcoverage harus setidaknya 75% di daerah endemik. Terlepas dari semua upaya, cakupan MDA untuk STH masih rendah. Itu mungkin karena kurangnya pengetahuan yang tepat tentang STH dan MDA, ketakutan dan penghindaran obat MDA di kalangan penduduk. Pendidikan Kesehatan Berbasis Sekolah adalah jalan yang mudah dan hemat biaya untuk menjangkau semua tingkat populasi. Studi ini telah mengevaluasi persepsi para pemangku kepentingan tentang implementasi program MDA, menilai pengetahuan siswa tentang helminthiasis dan MDA dan mengidentifikasi hambatan potensial dan cara untuk mengatasi mereka untuk menciptakan lingkungan yang mendukung. Metode: Ini adalah studi metode campuran. Metode kualitatif digunakan untuk mengevaluasi persepsi, hambatan dan lingkungan yang mendukung berdasarkan IDI dan FGD dengan pemangku kepentingan utama dan metode kuantitatif untuk menilai tanggapan peserta terhadap intervensi SBHE dan pengetahuan tentang STH dan MDA. Tiga sekolah umum dari distrik Khulna, Bangladesh dipilih oleh sederhana secara acak. 258 siswa kelas IV dimasukkan untuk survei dasar, intervensi dan penilaian pasca. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan STATA 13 dan analisis tematik. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa masyarakat memiliki pemahaman dan sikap positif terhadap program MDA serta pengetahuan dasar tentang STH. Rumor tentang efek samping obat-obatan MDA dan kekuatan manusia terlatih yang tidak memadai adalah penghalang bagi kesuksesan program. Setelah SBHE intervensi, pengetahuan siswa perkotaan dan pedesaan meningkat masing-masing sebesar 64,31% dan 13,04% dan juga cakupan MDA meningkat masing-masing 40,08% dan 8,69%. Program perlu melibatkan personel kesehatan dengan guru untuk menciptakan lingkungan yang mendukung, yang juga merupakan cara lain untuk mengatasi gosip tersebut. Kesimpulan: Intervensi SBHE meningkatkan pengetahuan, tetapi untuk membuat pengetahuan itu efektif dan berkelanjutan, guru perlu mendapatkan pelatihan yang tepat secara rutin. Peningkatan pengetahuan komunitas dapat meningkatkan cakupan MDA jika kita dapat menghapus hambatan program seperti rumor efek samping obat dan kendala sumber daya manusia yang terampil.

Background: To eliminate Soil Transmitted Helminthiasis, Bangladesh is conducting MassDrug Administration Programs since 2008 bi-annually at school level. According to WHO, MDAcoverage has to be at least 75% in endemic regions. Despite of all the efforts, MDA coverage for STH isstill low. That could be because of lack of proper knowledge of STH and MDA, fear and avoidance ofconsuming MDA drug among population. School Based Health Education is an easy and cost-effectiveway to reach all level of population. This study has evaluated the perceptions of stakeholders aboutMDA program implementation, assessed the knowledge of students regarding helminthiasis and MDAand identified the potential barriers and the way to overcome those to create supportive environment. Method: It is a mixed method study. Qualitative methods were used to evaluate the perception,barriers and supportive environment based on IDIs and FGDs with key stakeholders and quantitativemethod to assess the participants response to SBHE intervention and knowledge of STH and MDA.Three public schools from Khulna district, Bangladesh were selected by simple randomly. 258 studentsof grade IV were included for baseline survey, intervention and post assessment. Statistical analysis wasdone by using STATA 13 and thematic analysis. Result: This study found that community has positive understanding and attitude towards MDA programas well as basic knowledge on STH. Rumor of MDA drugs side effects and insufficient trained man power are themain barriers for the program success. After SBHE intervention urban and rural students knowledge improved by64.31% and 13.04% respectively and also MDA coverage increased by 40.08% and 8.69% respectively. Programneeds to involve health personnel with teachers to create supportive environment, which is also another way to dealwith the rumors. Conclusion: SBHE intervention improves knowledge, but to make that knowledge effective and sustainable, teachers need to get proper trainings on regular basis. Improved knowledge of the community canincrease MDA coverage if we are able to remove the program obstacle like rumors of side effect of the medicineand constraints of skilled human resources.

Kata Kunci : soil transmitted helminths, mass drug administration coverage, SBHE, perception, barrier, Bangladesh.

  1. S2-2018-405919-abstract.pdf  
  2. S2-2018-405919-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-405919-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-405919-title.pdf