Laporkan Masalah

Tirakat dalam Kebudayaan Santri Studi Kasus Santri Komplek H Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta

M. MISBAHUL ULUM, Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra, M.A., M.Phil

2018 | Tesis | MAGISTER ANTROPOLOGI

Tesis ini berusaha meneliti tentang tirakat yang ada dalam kebudayaan santri dengan menggunakan metode studi kasus di Komplek H Yayasan Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. Fokus tesis ini adalah berusaha melihat makna serta perkembangannya di kalangan santri Krapyak dengan cara membandingkan tirakat santri Komplek H saat ini (2012-2017) dengan tirakat santri Krapyak tahun 1950an. Penelitian ini menemukan bahwa tirakat dalam kebudayaan santri memang memiliki kekhasan apabila dibandingkan dengan tirakat dalam kebudayaan Jawa umumnya. Selain itu, konsepsi dan nilai-nilai utama tirakat di Krapyak tidak berubah, akan tetapi ada perkembangan yang termanifestasi dari perbandingan jenis, tujuan serta pemaknaan tirakat santri Komplek H saat ini dan santri Krapyak tahun 1950an. Pandangan-pandangan hidup keduniawian memang tampak semakin menonjol yang terekspresi dalam tirakat para santri Komplek H saat ini yang menunjukkan adanya peningkatan rasionalitas kaum santri dalam memandang dunia. Meski demikian, masih ada sisi-sisi tirakat santri tahun 1950an yang masih tetap dipertahankan oleh para santri Komplek H saat ini, baik dalam jenis, tujuan serta pemaknaan tirakat itu sendiri. Perkembangan tirakat ini disebabkan oleh beberapa unsur, diantaranya; sikap kalangan pesantren dalam menghadapi perkembangan zaman, kyai., kitab rujukan, pendidikan serta lingkungan.

This thesis tries to study about tirakat (the undertaking of ascetic exercises) that exist in santri culture by using case study method in Komplek H Yogyakarta. The focus of this thesis is to try to see its meaning and development among Krapyak santri by comparing the tirakat of Komplek H santri at this time (2012-2017) with tirakat santri Krapyak in 1950s. This study finds that the main conceptions and values of tirakat in Krapyak are unchanged, but there are developments manifested by comparison of the types, purposes and meanings of the students of the current Komplek H santri and the Krapyak santri of the 1950s. The worldviews seem to be increasingly prominent expressed in the tirakat of the students of Komplek H today that shows the increasing rationality of the santri perspective. Nevertheless, there are still sides of tirakat santri in the 1950s that are still maintained by the students of Komplek H today, both in the type, purpose and meaning of tirakat itself. The development of tirakat is caused by several elements, including; the attitude of the pesantren in the face of the times, kyai, references, education and the environment.

Kata Kunci : Tirakat, Santri, Pesantren, Krapyak

  1. S2-2018-390407-abstract.pdf  
  2. S2-2018-390407-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-390407-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-390407-title.pdf