STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN PENINGKATAN MUTU HASIL PERKEBUNAN KOPI UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN PETANI KOPI DI LAMPUNG BARAT
AHMAD PUTRA UTAMA, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, MS
2018 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIKKabupaten Lampung Barat merupakan salah satu daerah yang menghasilkan kopi terbesar di Provinsi Lampung. Perkebunan kopi di Lampung Barat hampir seluruhnya merupakan perkebunan rakyat, oleh karenanya perkebuanan kopi memiliki peran yang sangat penting sebagai sumber pendapatan utama masyarakat. Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Lampung Barat dalam menghasilkan kopi belum di imbangi oleh kemampuan petani dalam mengelola perkebunan yang menyebabkan rendahnya hasil panen. Ketergantungan kepada pengepul juga menyebabkan petani hanya menjadi price taker. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani maka produktivitas dan mutu hasil perkebunan kopi perlu ditingkatkan. Oleh karenanya diperlukan suatu perencanaan yang strategis sebagai upaya pengembangan perkebunan kopi di Lampung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rencana strategis yang dapat dilakukan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat. Perumusan rencana strategis dilakukan dengan menganalisis lingkungan eksternal dan internal Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat. Lingkungan eksternal dianalisis melalui faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi yang menghasilkan peluang (Opportunity) dan ancaman (Threat). Lingkungan Internal dianalisis melalui aspek sumber daya, strategi, dan kinerja untuk mendapatkan kekuatan (Strengh) dan Kelemahan (Weakness). Isu-isu strategis yang didapat digunakan untuk memformulasikan strategi-strategi menggunakan analisis SWOT. Tingkat kestrategisan strategi-strategi yang muncul pada matriks swot ditentukan menggunakan Tes Litmus. Setelah dilakukan Tes Litmus didapatkan 5 (lima) rumusan rencana strategis yang dapat dilaksanakan oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat untuk mengembangkan perkebunan kopi yaitu: (1) Peningkatan produktivitas dan mutu perkebunan kopi, (2) Diversifikasi produk, (3) Sinergi program pengembangan perkebunan kopi antara pemerintah, swasta, dan AEKI, (4) Fasilitasi kemitraan antara petani dengan perusahaan, (5) Menjadikan kopi Lampung Barat sebagai tren, melalui pameran kopi dan kompetisi barista.
West Lampung regency is one of the areas that supplies the largest amount of coffee in Lampung Province. The coffee plantations in West Lampung are almost entirely developed as inhabitant-owned plantation, therefore coffee cultivation has a very important role as a source of income for society. The great potential owned by West Lampung Regency has not been balanced by farmers' ability to manage plantations. This problems cause the low rate of harvest. The dependency to collectors also causes farmers to become price takers. As an attempt to improve the welfare of farmers, the productivity and quality of coffee plantation need to be improved. Therefore, a planning is required as an effort to develop coffee plantation in West Lampung. This study aims to formulate a strategic plan that can be conducted by related local institutions. The formulation of strategic plans is done by analyzing the external and the internal environment within Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat. The external environment is analyzed through political, economic, social, and technologies that generate opportunities (Opportunity) and threats (Threat). The Internal Environment is analyzed through aspects of resources, strategies, and performance to generate strength (Strengh) and Weakness. The strategic issues gained is used to formulate the strategies using SWOT analysis. The level of strategy that emerges on the SWOT matrix is determined using the Litmus Test. After conducting the Litmus Tes, there are 5 (five) formulation of the plan strategic that can be implemented by Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat to develop coffee plantation: (1) Increasing productivity and quality of coffee plantations, (2) Creating diversification of products, (3) Managing Synergy of coffee plantation development programs among government, private, and AEKI, (4) Facilitating partnership between farmer and company, (5)Emerging West Lampung coffee as a trend, through coffee exhibitions and barista competition.
Kata Kunci : Perencanaan Strategis, Manajemen Strategis, Kopi, Perkebunan Kopi