Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Knowledge Sharing Di BLK Surakarta
ARIEF GUNAWAN, Dr. Eng. Silmi Fauziati, S.T., M.T. ; Dr. Ir. Eko Nugroho, M.Si
2017 | Tesis | S2 Teknik ElektroPengetahuan baik berbentuk tacit maupun explicit merupakan aset penting bagi organisasi. Pengetahuan dalam suatu organisasi merupakan aset tak berwujud yang jika dimanfaatkan dengan benar akan meningkatkan daya saing organisasi. Pengetahuan membantu organisasi dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Untuk itu, pengetahuan perlu dikodifikasi ke dalam sistem manajemen pengetahuan. Inti dari manajemen pengetahuan adalah berbagi pengetahuan. Untuk mengoptimalkan proses berbagi pengetahuan perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses berbagi tersebut. Dalam penelitian ini akan dicari faktor-faktor yang mempengaruhi proses berbagi pengetahuan di lingkungan pegawai BLK Surakarta. Model penelitian yang digunakan merupakan pengembangan model Theory of Planned Behavior dengan penambahan beberapa faktor. Terdapat sembilan dimensi yang digunakan yaitu hubungan yang diharapkan (expected association), kontribusi yang diharapkan (expected contribution), kesenangan dalam membantu orang lain (enjoyment in helping other), kompetensi diri (self efficacy), ketersediaan sumber daya (resource availability), teknologi (technology), kepercayaan (trust), sikap berbagi (attitude toward knowledge sharing) dan niat berbagi (intention to share knowledge). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan melakukan survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada para pegawai di Balai Latihan Kerja Surakarta menggunakan skala linkert lima point. Data hasil kuesioner dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS. Dari hasil pembahasan diperoleh bahwa perilaku berbagi pengetahuan di BLK Surakarta dipengaruhi oleh niat berbagi dan sikap berbagi. Sikap berbagi didorong oleh kesenangan membantu orang lain. Sedangkan niat berbagi didorong oleh adanya kompetensi diri serta kesenangan membantu orang lain. Faktor-faktor lain yaitu hubungan yang diharapkan, kontribusi yang diharapkan, ketersediaan sumber daya, teknologi dan kepercayaan tidak berpengaruh terhadap perilaku berbagi pengetahuan.
Good knowledge in the form of tacit or explicit is an important asset for the organization. Knowledge in an organization is an intangible asset that if properly utilized will enhance the competitiveness of the organization. Knowledge helps organizations create sustainable competitive advantage. For that reason, knowledge needs to be codified into a knowledge management system. The essence of knowledge management is knowledge sharing. To optimize the knowledge sharing process it is necessary to know the factors that influence the sharing process. This research will look for the factors that affect the process of sharing knowledge in the environment of BLK Surakarta employees. The research model used is the development of Theory of Planned Behavior model with the addition of several factors. There are nine dimensions used: expected association, expected contribution, pleasure in helping others, self efficacy, resource availability, technology, trust, attitude toward knowledge sharing and intention to share knowledge. This research uses quantitative descriptive research method by conducting a survey through questionnaires distributed to the employees at the BLK Surakarta using a five-point linkert scale. The data of the questionnaire were analyzed using Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) with the help of SmartPLS 3.0 software. From the result of the discussion it is found that knowledge sharing behavior in BLK Surakarta is influenced by sharing intention and sharing attitude. Sharing attitude is driven by the pleasure of helping others. While the intent to share is driven by the existence of self-competence and pleasure to help others. Other factors such as expected relationships, expected contributions, resource availability, technology and trust have no effect on knowledge-sharing behavior.
Kata Kunci : niat, sikap, perilaku, pengetahuan, berbagi pengetahuan, balai latihan kerja