STRATEGI DAN PROSES PEMBERDAYAAN DALAM PENEGAKKAN PILAR PENGEMBANGAN EKONOMI PADA PROGRAM CSR PT ANTANG GUNUNG MERATUS
MAYGSI ALDIAN S, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si.
2018 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAANCorporate Social Responsibility (CSR) merupakan wujud dari tanggung jawab sosial lingkungan yang diwajibkan kepada para pelaku usaha khususnya mereka yang usahanya bergerak/berkaitan dengan sumber daya alam sebagaimana yang diatur dalam pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007. PT Antang Gunung Meratus sebagai perusahaan ekplorasi batubara senantiasa berupaya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat juga lingkungan. Komitmen tersebut tercermin dalam 5 pilar CSR yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan CSR. Meskipun dalam kegiatannya masih banyak kegiatan charity namun perusahaan terus berupaya berbenah diri. Salah satu upaya tersebut dilakukan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang masuk dalam pilar pengembangan ekonomi. Karya ini merupakan hasil penelitian yang penulis lakukan dalam kegiatan magang di PT Antang Gunung Meratus selain tentunya melakukan tugas magang dengan menjadi bagian dari departemen CSR dan Comdev. Informan terdiri dari masyarakat, perusahaan dan juga pemerintah. Dalam upaya pemberdayaan yang dilakukannya, CSR PT Antang Gunung Meratus memiliki kelompok-kelompok binaan yang tersebar di beberapa desa binaan. Metode pengambilan data pada karya ini melalui partisipasi dalam kegiatan perusahaan, observasi, wawancara/diskusi/pertemuan/rapat, dokumen perusahaan, dokumentasi dan studi literatur. Selain melakukan tugas dan kewajiban sebagai mahasiswa magang, penulis juga berupaya menangkap fenomena pemberdayaan yang dilakukan oleh CSR PT Antang Gunung Meratus. Fenomena yang dimaksud adalah strategi dan proses pemberdayaan yang dilakukan. Selama melakukan pengamatan penulis mencoba untuk mengetahui bagaimana sebuah program pemberdayaan oleh CSR dilakukan mulai dari tahap identifikasi, perencanaan, implementasi hingga monitoring evaluasi. Konsep Pemberdayaan Ekonomi Lokal menekankan pada bagaimana pengembangan ekonomi masyarakat harus bersifat partisipatoris dan sesuai potensi lokal, Pemberdayaan Masyarakat yang menekankan pada keberlanjutan, partisipasi dan kemandirian serta konsep CSR yang menekankan pada benefit bukan sekedar profit digunakan sebagai kerangka teoritik untuk memahami program pemberdayaan yang dilakukan yang memang berada pada pilar pengembangan ekonomi. Hasil dari penelitian yang dilakukan selama magang menemukan bahwa strategi yang dilakukan dalam upaya pemberdayaan CSR PT Antang Gunung Meratus belumlah sempurna. Strategi pemberdayaan baru sebatas melakukan program tanpa benar-benar menumbuhkan kemandirian masyarakat dan keberlanjutan didalamnya. Proses pemberdayaan yang dilakukan pun banyak yang sifatnya sekedar formalitas dan belum benar-benar partisipatoris. Permasalahan hadir bukan saja berasal dari masyarakat namun juga internal CSR perusahaan sendiri. Permasalahan ini menjadi tugas bersama aktor-aktor dalam kegiatan CSR yang dilakukan PT Antang Gunung Meratus untuk diselesaikan.
Corporate Social Responsibility (CSR) is a manifestation of social and environmental responsibility that mandated to all business especially those related to natural resouces as regulated in article 74 of law number 40 year 2007. PT Antang Gunung Meratus as company that explorate coal commit to give positive contribution for people and nature around. These commitment manifested in 5 pillar of CSR that become CSR guidance. Even though in many of their activity categorized as charity act but company keep evaluating and evolving the CSR activity to empowerment act that implied in economy empowerment pillar. This work is a result of reseach in writers internship activity at PT Antang Gunung Meratus beside doing intern task as a part of CSR and Comdev Departement. Writer meet various informans from company sector, civil and also goverment sector. In their empowerment activities, CSR PT Antang Gunung Meratus have partner groups that settled in several partner villages. The methods used to collect datas in this work are through active participation in corporate activity related to CSR, observation, interview/discussion/meeting, company document, documentation and literature study. Beside doing task and duty as intern, writers also try to catch empowerment phenomenon that been done by CSR PT Antang Gunung Meratus. The phenomenon is company CSR empowerment strategies and process. While doing research, writers try to understand how a CSR program excecuted from identification, planning, implementation until monitoring evaluation phase. Local Economic Empowerment concept focus on how activity have to be participatoric and based on local potention, Community Empowerment concept focus on sustainability, participation and independency while CSR concept focus on how business should not only seek for profit but also benefit for all. Those are concepts used to understand the empowerment program done by CSR which is under economic empowerment pillar. The result of reseach that been done while doing internship is that strategy implemented in empowerment activities of CSR PT Antang Gunung Meratus is not perfect yet. The practice of CSR is simply doing program without pushing people to be independent and sustainable. The empowerment process still facing problems such as formality in participation aspect. Problems comes not from people as target of empowerment itself but also from inside company CSR management. Management issue and people awareness are responsibility of all actors in CSR PT Antang Gunung Meratus activities to be solved together.
Kata Kunci : CSR, Strategi Pemberdayaan, PT Antang Gunung Meratus