Refusal Strategies Used in Pitch Perfect and Pitch Perfect 2
MIMI JAMILATI, Dr. Tofan Dwi Hardjanto, M.A.
2018 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRISPenelitian ini meneliti tentang klasifikasi ujaran penolakan, tipe-tipe strategi penolakan dan bagaimana penolakan diutaratakan dalam dua film Amerika. Data dalam penilitian merupakan ujaran penolakan yang diambil dari subtitle dalam film Pitch Perfect and Pitch Perfect 2. Berdasarkan penelitian, terdapat 38 penolakan yang diklasifikasikan kedalam (1) penolakan langsung menggunakan pernyataan non performatif: mengucapkan tidak dan pernyataan ketidaksanggupan atau ketidakinginan, (2) penolakan tidak langsung menggunakan pernyataan penyesalan (3) penolakan tidak langsung yang menggunakan alasan/penjelasan (4) penolakan tidak langsung menggunakan pernyataan alternatif (5) penolakan tidak langsung menggunakan pernyataan prinsip (6) penolakan tidak langsung dengan berusaha menghalangi lawan bicara (7) penerimaan yang berfungsi sebagai penolakan (8) penolakan tidak langsung dengan penghindaran. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penolakan banyak diutarakan dengan menggunakan strategi penolakan tidak langsung, yaitu sebanyak 27 kali (71.05%). Penolakan dengan mengunakan lebih dari satu strategi juga banyak digunakan untuk memperkuat ujaran penolakan yang kebanyakan diutarakan dalam proses urutan Head Act and Post-refusal.
This graduating paper examines the classification of refusals, types of refusal strategies used and how they expressed in two American movies. The data were taken from Pitch Perfect and Pitch Perfect 2 movies together with their corresponding subtitles. Based on the finding, there were 38 acts of refusals found in the movies which were classified into a direct (1) Non-performative statement: Direct no or Negative ability or willingness and indirect strategies of (2) Statement of Regret, (3) Excuse/reason/explanation, (4) Statement of alternative, (5) Statement of principle, (6) Attempt to dissuade interlocutor, (7) Acceptance that functions as a refusal, (8) Avoidance. The results show that the refusals were mostly expressed using indirect strategies with 27 occurrences (71.05%). Combination of strategies were also frequently used to strengthen the refusals which were expressed mostly in sequence of Head act and Post-refusal.
Kata Kunci : Tindak tutur, strategi penolakan, penolakan langsung, penolakan tidak langsung, speech acts, refusal strategy, direct refusal, indirect refusal