Patogenisitas Beauveria bassiana Pada Mealworm (Tenebrio molitor) Terkait Dengan Perubahan Bakteriomanya
BAIQ NABILA FARDANI, Jaka Widada; M. Saifur Rohman
2018 | Skripsi | S1 MIKROBIOLOGI PERTANIANBeauveria bassiana merupakan jamur entomopatogen yang dimanfaatkan secara luas sebagai biokontrol hama dalam pertanian. Patogenisitas B. bassiana dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor lingkungan, viabilitas konidia, dan jenis hama. Selain itu, adanya interaksi jamur dengan bakteri juga diduga berpengaruh terhadap patogenisitas B. bassiana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan komposisi bakterioma terhadap patogenisitas B. bassiana pada mealworm (Tenebrio molitor). Untuk merubah komposisi bakterioma pada B. bassiana dilakukan dengan menumbuhkan pada media antibiotik (kanamycin dan chloramphenicol dengan masing-masing konsentrasi 50 µg/mL), analisis molekuler komposisi bakterioma B. bassiana dilakukan dengan metode Ribosomal Intergenic Spacer Analysis (RISA) dan dilanjutkan dengan metode Terminal Restriction Fragment Length Polymorphs (T-RFLP). Patogenisitas B. bassiana terhadap mealworm diuji dengan metode dipping pada suspensi konidia konsentrasi 104 dan 107 konidia/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakterioma B. bassiana yang ditumbuhkan pada medium antibiotik berbeda dengan yang ditumbuhkan pada medium tanpa antibiotik. Penumbuhan pada medium antibiotik memunculkan bakteri yang tidak terdeteksi sebelumnya yaitu Burkholderia. Adanya perubahan bakterioma B. bassiana menurunkan patogenisitas B. bassiana pada mealworm. Hasil-hasil tersebut mengindikasikan bahwa patogenitas B. bassiana pada mealworm terkait dengan perubahan bakteriomanya.
Beauveria bassiana is an entomopathogenic fungus that is widely used as a biocontrol agents in agriculture. The pathogenicity of B. bassiana is influenced by several factors, such as environmental factors, viability of conidia, and pest species. In addition, the interaction of fungi with bacteria is also suspected to affect the pathogenicity of B. bassiana. This study aims to determine the effect of change of composition in the B. bassiana bacteriome on pathogenicity of B. bassiana on mealworm (Tenebrio molitor). To change the composition of B. bassiana bacteriome was done by growing on antibiotic media (kanamycin and chloramphenicol with each concentration 50 μg/mL), molecular analysis of composition of B. bassiana bacteriome was done by Ribosomal Intergenic Spacer Analysis (RISA) method and continued by Terminal method Restriction Fragment Length Polymorphs (T-RFLP). The pathogenicity of B. bassiana on mealworm was tested by dipping method at concentration of conidia suspension of 104 and 107 conidia/mL. The results showed that the B. bassiana bacteriome grown on antibiotic medium was different from that grown on a medium without antibiotics. The growth of antibiotic medium gave rise to undetectable bacteria Burkholderia. The composition change of B. bassiana bacteriome decreased the pathogenicity of B. bassiana againts mealworm. The above results indicate that the pathogenicity of B. bassiana againts mealworm is associated with changes in B. bassiana bacteriome.
Kata Kunci : bakterioma, Beauveria bassiana, patogenisitas, mealworm