Laporkan Masalah

Hubungan Berat Badan Lahir Rendah Dengan Status Obesitas Anak Sekolah Dasar Di Kota Yogyakarta

RIZKA KHAIRUNISA, A. Fahmy Arif Tsani, S.Gz., M.Sc, RD ; Martalena Br Purba, MCN, PhD

2018 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Obesitas pada anak merupakan salah satu masalah gizi yang telah menjadi epidemi global. Obesitas pada masa anak dapat meningkatkan kejadian mortalitas dan morbiditas baik pada masa anak-anak maupun pada saat sudah dewasa. Penyebab obesitas pada anak bersifat multifaktor diantaranya adalah berat bayi pada saat lahir. Bayi dengan berat lahir rendah di dalam kandungan menderita kekurangan gizi sehingga akan membutuhkan asupan energi dan lemak yang tinggi pada saat di luar kandungan. Hal tersebut membuat sistem tubuh mereka mengatur agar tubuh dapat menyimpan lemak lebih banyak setelah dewasa, sehingga memiliki resiko menjadi gemuk atau obesitas. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan berat badan lahir rendah dan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status obesitas anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini termasuk penelitian analitik (case control). Anak dengan status gizi obesitas menurut WHO z-score (IMT/U) dibandingkan dengan kelompok status gizi normal menurut WHO z-score (IMT/U) dan dilakukan matching jenis kelamin dan usia. Jumlah subjek pada masing-masing kelompok adalah 40. Analisis statistik yang digunakan adalah Fisher's Exact. Hasil : Analisis Fisher's Exact menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara berat badan lahir rendah dengan status obesitas anak sekolah dasar dengan nilai p sebesar 0,301 (p>0,05). Uji Fisher's Exact juga menunjukkan tidak ada hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status obesitas anak sekolah dasar ditunjukkan dengan nilai p sebesar 0,359 (p>0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan berat badan lahir rendah dan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status obesitas anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta.

Background: Childhood obesity is a nutritional problem that has become a global epidemic. Childhood obesity could increase one's mortality and morbidity incidence both in childhood and adulthood. The cause of childhood obesity is multifactorial including birth weight. Infants with low birth weight in the womb suffer from malnutrition and thus will require high energy and fat intake at the time of the womb. This makes their body systems manage so that the body can store more fat as an adult, so the risk of becoming obese. Objective: To determine the relationship between low birth weight and exclusive breast feeding and obesity status among primary school student in Yogyakarta. Methods: Analytical restrospective (case-control) method was used in this study. Children with obesity according to WHO z-score (BMI/Age) were compared with age- and gender-matched control subject of those who are normal according to WHO z-score (BMI/Age) with each subject of 40. The statistical analysis used was Fisher's Exact. Results: Fisher's exact analysis result indicates that there is no relationship between low birth weight and obesity among primary school student with p = 0,301 (p>0,05). There is also no relationship between exclusive breast feeding and obesity among primary school student with p = 0,359 (p>0,05). Conclusion: There is no relationship between low birth weight and exclusive breast feeding and obesity status among primary school student in Yogyakarta.

Kata Kunci : Kata kunci: berat badan lahir, BBLR, ASI eksklusif, obesitas, anak /Key Words: birth weight, low birth weight, exclusive breast feeding, obesity, children

  1. S1-2018-311443-abstract.pdf  
  2. S1-2018-311443-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-311443-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-311443-title.pdf