Jurnalisme Presisi pada Media Online (Studi Kasus Manajemen Redaksional Tirto.id ditinjau dari Jurnalisme Presisi)
NIZZA NURMALIA ZULVA, Wisnu Martha Adiputra, S.I.P., M.Si.
2018 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASISeiring dengan perkembangan teknologi dan konvergensi media, skema jurnalisme online di Indonesia pun mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan tersebut disertai dengan sejumlah permasalahan dalam praktiknya. Pengutamaan kecepatan membuat para praktisi jurnalisme online kerap abai terhadap proses verifikasi, sehingga produk yang mereka hasilkan tak jarang hadir tanpa akurasi yang memadai. Hal tersebut terbilang mengkhawatirkan, mengingat dapat mempermudah meluasnya hoax di tengah masyarakat dengan tingkat literasi digital yang belum ideal. Pada medio 2016, Tirto muncul sebagai media online yang menerapkan langgam jurnalisme presisi. Dalam praktiknya, mereka memadukan kekuatan data dan riset dengan ragam long-form dan visual, sebuah hal yang terbilang baru dalam skema jurnalisme online di Indonesia. Tanpa menunggu waktu lama, Tirto melesat menjadi salah satu media online terpopuler di Indonesia. Kesuksesan tersebut tak terlepas dari proses manajemen redaksional yang diramu khusus untuk menunjang formulasi jurnalisme presisi yang mereka terapkan. Penelitian ini mencoba menelaah proses manajemen redaksional Tirto melalui konsep manajemen yang dicetuskan George R. Terry, dengan berfokus pada empat elemen yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Melalui pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini diharapkan dapat memberi gambaran pada pembaca terkait proses manajemen redaksional Tirto dalam menerapkan formulasi jurnalisme presisi dalam pelantar online. Penelitian ini menemukan fakta bahwa penerapan langgam jurnalisme presisi memberi pengaruh yang besar pada setiap aspek dalam proses manajemen redaksional Tirto.
Along with the development of technology and media convergence, online journalism scheme in Indonesia also experienced a rapid development. However, this development is followed by numerous problems in its practice. Online journalism practitioners often ignore the verification process as they blindly prioritizing swiftness so that the stories they produce are presented without adequate accuracy. It is alarming, as it can easily propels the spread of hoaxes in the middle of societies with low level of digital literacy. In 2016, Tirto emerged as an online media that exercises precision journalism style. They combine data and research with a variety of long-forms and visuals, which considered to be new and fresh amidst the problematic scheme of online journalism in Indonesia. In no time, Tirto becomes one of the most popular online media in Indonesia. This success is not regardless from the process of redactional management that is mixed specifically to support the formulation of precision journalism they apply. This study attempts to examine the process of editorial management of Tirto through George R. Terry's management concept, focusing on the four elements that include planning, organizing, implementing and monitoring. Through qualitative approach and case study method, this research is expected to give an overview on Tirto's editorial management process, where they formulate precision journalism on online platform. This study eventually found that the application of precision journalism style has major influences on every aspect of Tirto's editorial management process.
Kata Kunci : manajemen redaksional,media online,jurnalisme online,jurnalisme presisi,editorial management,online media,online journalism,precision journalism