Laporkan Masalah

Korelasi antara Hemoglobin dan Indeks Sel Darah Merah dengan Serum Ferritin pada Remaja di Yogyakarta

TEOFANI KRISHNA, Dian Caturini,B.Sc.,M.Sc; Rio Jati Kusuma S.Gz.,M.Sc

2018 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Kejadian obesitas telah sering dijumpai pada kelompok usia remaja. Pada kelompok obesitas rentan mengalami defisiensi besi karena terjadi inflamasi dimana apabila hal tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan anemia. Parameter untuk menilai anemia adalah kadar hemoglobin, indeks sel darah merah, serum ferritin,serum besi, dll. Serum ferritin salah satu merupakan parameter yang penting dalam menilai anemia khususnya pada individu obesitas selain hemoglobin. Tujuan : Untuk mengetahui korelasi antara Hb dan indeks erritrosit dengan serum ferritin pada remaja obesitas dan status gizi normal di Yogyakarta. Hasil Penelitian: pada subjek obesitas korelasi Hb dengan indeks eritrosit dan RDW menunjukkan korelasi yang signifikan (p<0,05) dan Hb dengan serum ferritin menujukkan korelasi yang tidak signifikan (p>0,05). pada subjek status gizi normal korelasi Hb dengan indeks eritrosit, RDW, dan serum ferritin menunjukkan korelasi yang tidak signifikan (p>0,05) Kesimpulan : tidak terdapat korelasi yang signifikan antara serum ferritin dengan hemoglobin dan indeks eritrosit

Background : The obesity has been common in adolescent age. In the obese group is susceptible to have iron deficiency due to inflammation. If it last for a long time it could cause anemia. The parameters to evaluate anemia is hemoglobin level, red blood cell, ferritin serum, iron serum, etc. Ferritin serum is one of the important parameter to evaluate anemia especially for obese individual beside hemoglobin. Goal : to know the correlation between hemoglobin and red blood cell index with ferritin serum in obese adolescent and normal nutritional status adolescent in Yogyakarta Result : on the obese subject, the correlation between hemoglobin with red blood cell and RDW show significant correlation (p<0,05) and hemoglobin and ferritin serum show insignificant correlation (p>0,05). On the normal subject, the correlation between hemoglobin with red blood cell, RDW and ferritin serum show insignificant correlation (p>0,05). Conclusion : there is no significant correlation between ferritin serum with hemoglobin and red blood cell index

Kata Kunci : Kata kunci : Hemoglobin, serum ferritin, obesitas, indeks sel darah merah, remaja

  1. S1-2018-366352-abstract.pdf  
  2. S1-2018-366352-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-366352-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-366352-title.pdf