Laporkan Masalah

Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Nilai Pasar, Kinerja Keuangan, dan Pertumbuhan Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia

KARTINI SAPTI WINDARTI, Slamet Sugiri, Prof., Dr., MBA., Ak., CMA

2018 | Tesis | S2 Manajemen

Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh intellectual capital terhadap nilai pasar, kinerja keuangan, dan pertumbuhan perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Akuntansi tradisional yang ada selama ini tidak bisa menjelaskan perbedaan yang terjadi antara nilai pasar dan nilai buku perusahaan. Perbedaan yang selama ini ada, dikarenakan adanya hidden value yang dimiliki perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Hidden value inilah yang selama ini dikenal dengan istilah intellectual capital, yang menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menciptakan nilai yang pada akhirnya dapat meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan. Penelitian dilakukan dengan menganalisis intellectual capital yang berdasarkan Pulic (1998) merupakan penjumlahan dari physical capital, human capital, dan structural capital. Data diambil dari 5 perusahaan telekomunikasi yang listing di BEI dengan periode laporan keuangan tahun 2008-2011. Untuk menguji hipotesis digunakan model regresi linear untuk menjelaskan hubungan antara intellectual capital dengan nilai pasar perusahaan yang diproksikan dengan price to book value, profitabilitas perusahaan yang diproksikan dengan return on assets (ROA), produktivitas perusahaan yang diproksikan dengan asset turn over (ATO), dan pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan growth in revenue (GR). Berdasarkan penelitian berhasil dibuktikan bahwa ntellectual capital mempunyai pengaruh positif terhadap nilai pasar dan kinerja keuangan perusahaan (profitabilitas dan produktivitas), namun tidak bisa membuktikan pengaruhnya terhadap pertumbuhan perusahaan. Semakin diakuinya intellectual capital sebagai aset perusahaan yang strategis, menyebabkan penelitian sejenis dapat mengkritisi kebijakan manajemen perusahaan dalam mengelola intellectual capitalnya agar dapat menciptakan nilai tambah untuk keunggulan kompetitif perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Sesuai hasil penelitian, diindikasikan bahwa human capital memegang peranan sangat vital dalam industri telekomunikasi, sehingga perusahaan harus mempunyai strategi yang jitu untuk mengelola aset ini demi kepentingan jangka panjang perusahaan agar dapat tetap bertahan dalam industri telekomunikasi dengan keunggulan kompetitif yang bisa diciptakan. Keterbatasan dari penelitian ini adalah sampel yang sangat terbatas. Namun penelitian bisa dikembangkan dengan membandingkan perusahaan telekomunikasi di negara lain yang mempunyai kebijakan yang berbeda dengan Indonesia

The main objective of this study is to observe the impact of intellectual capital to market value, financial performance, and growth of telecommunication company in Indonesia. Traditional accounting has been failed to explain the gap that happens between market value and book value of company. The difference value between market value and book value was because of hidden value that exist in telecommunication company in Indonesia. These hidden value was knowned as intellectual capital, that configured as important capital for company to create value added that will increase competitive advantage for the company. Research was implemented based on Pulic (1998) that stated intellectual capital was substraction of physical capital, human capital, and structural capital. Data taken from 5 telecommunication companies that listed in BEI in period 20082011. Hyphothesis testing used linear regression model to explain relationship between intellectual capital with: market value proxied by price to book value, profitability proxied by return on assets (ROA), productivity proxied by asset turn over (ATO), and company growth proxied by growth in revenue (GR). Based on this research, it was proved that intellectual capital has positive effect on market value dan financial performance of company (profitability and productivity), but failed to prove the effect on company growth. More recognition for intellectual capital as strategic asset for company made research for these topic could be a tool for criticize management policy in managing intellectual capital to create value added in order to create competitive advantage for telecommunication company in Indonesia. Based on this research, it was indicated that human capital held important role in telecommunication industry, therefore company should have the right strategy to manage this asset in order to survive in telecommunication industry with their competitive advantange that could be created by heirself. Limitation for this research was because of the limitation of data. But it could be improved by comparation research of telecommunication company in other countries which have different treatment with Indonesia

Kata Kunci : intellectual capital, nilai pasar, kinerja keuangan, pertumbuhan perusahaan/intellectual capital, market value, financial performance, company’s growth

  1. S2-2013-272693-abstract.pdf  
  2. S2-2013-272693-bibliography.pdf  
  3. S2-2013-272693-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2013-272693-title.pdf