EVALUASI STRATEGI PINJAMAN TANPA AGUNAN-BIZLOAN PADA BANK PTBC UNTUK PERIODE TAHUN 2016 DI REGIONAL JAKARTA 3
ERLANGGA EKA NUGRAHA, Harsono, Dr., M.Sc.
2018 | Tesis | S2 ManajemenIndustri Perbankan nasional di dalam kegiatan utamanya yaitu menghimpun dan menyalurkan dana dari dan kepada masyarakat saat ini harus lebih memperhatikan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang saat ini menjadi prioritas dari perekonomian nasional yang didalamnya terdapat banyak sekali lapisan masyarakat. Sehingga apabila dilakukan secara maksimal maka akan memperkuat perekonomian nasional. Hal tersebut dikarenakan UMKM merupakan suatu bentuk kegiatan usaha yang paling banyak di masyarakat. Besarnya potensi terhadap sektor UMKM tersebut membuat perbankan berinovasi dengan mengeluarkan strategi dengan memberikan pinjaman kredit tanpa agunan. Hal tersebut agar semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan perekonomian nasional, terutama masyarakat yang tidak memiliki agunan untuk mendapatkan pinjaman kredit untuk modal usaha. Strategi pinjaman tanpa agunan tersebut harus selalu di evaluasi secara berkala, apakah sudah memberikan dampak yang optimal untuk masyarakat dan tentunya tetap menjaga potensi terhadap resiko kredit bermasalah (Non Performing Loan/ NPL). Dengan tanpa adanya agunan yang dibutuhkan, maka potensi untuk peningkatan pertumbuhan kredit akan semakin besar yang biasanya akan diikuti dengan potensi pertumbuhan resiko kredit bermasalah.
The national banking industry in its main activity is collecting and channeling funds from and to the public at this time should pay more attention to the sector of Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) which is currently a priority of the national economy in which there are many layers of society. So if done optimally it will strengthen the national economy. This is because MSMEs is a form of business activities that most in the community. The magnitude of potentials to the MSMEs sector makes the banks innovate by issuing a strategy by providing unsecured credit loans. This is so that more people can improve the national economy, especially people who do not have collateral to get credit loans for business. The non-collateralized loan strategy should always be evaluated periodically, whether it has optimized impacts for the community and of course maintaining the potential for non-performing loan (NPL) risks. With no collateral required, the potential for greater credit growth will usually be followed by potential growth in the risk of non-performing loans.
Kata Kunci : Evaluasi Strategi, Pinjaman Tanpa Agunan, Kredit Bermasalah