Laporkan Masalah

Analisis Implementasi Pemberdayaan Karyawan untuk Peningkatan Pendapatan dan Laba Pada CV Ahad Mart Tangerang Selatan

Anwar S, SE, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA.

2018 | Tesis | S2 Akuntansi

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sebenarnya aspek-aspek pemberdayaan karyawan yang telah diaplikasikan oleh Manajemen Ahad Mart terhadap seluruh karyawannya selama ini, untuk memeriksa apakah terdapat hubungan signifikan antara penerapan pemberdayaan karyawan di Ahad Mart dengan pemerolehan pendapatan dan laba penjualan, dan untuk menghasilkan temuan-temuan berguna agar lebih meningkatkan kinerja keuangan gerai-gerai Ahad Mart pada masa mendatang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu dengan cara melakukan reduksi data; penyajian data; dan penarikan kesimpulan dan verifikasi terhadap seluruh data yang tersedia, yang sebelumnya dikumpulkan melalui teknik wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan: (1) terdapat beberapa perbedaan dalam hal aspek-aspek pemberdayaan karyawan yang diterapkan Ahad Mart dengan konsep teori pemberdayaan karyawan kontemporer; (2) tidak terdapat hubungan signifikan antara penerapan pemberdayaan karyawan dengan pemerolehan pendapatan dan laba penjualan; dan (3) terdapat tiga penyebab langsung tidak maksimalnya kinerja keuangan gerai-gerai Ahad Mart beserta tiga upaya yang bisa dilakukan untuk mengeliminasinya atau paling tidak meminimalisasinya. Pada era digital yang bercirikan customer sebagai pemegang kendali bisnis dan perubahan bersifat radikal ini, pemberdayaan karyawan merupakan suatu hal yang lumrah yang dilakukan oleh banyak organisasi di seluruh dunia. Pemberdayaan karyawan yang dilakukan dengan baik dan maksimal akan menyebabkan organisasi selalu mampu membangun keunggulan kompetitif berkesinambungan sepanjang waktu dan pada akhirnya hal ini sedikit banyak akan memengaruhi peningkatan pendapatan dan laba penjualan organisasi. Sebagai organisasi bisnis yang bergerak di bidang minimarket berkonsep islami, Ahad Mart selama ini telah menerapkan suatu sistem pemberdayaan karyawan yang dirasa sesuai dengan kondisi internal organisasinya. Terdapat dua hal yang perlu dibenahi dalam proses perwujudan pola pikir pemberdayaan karyawan ke dalam tubuh Ahad Mart, yaitu: (1) para karyawan masih diberi deskripsi pekerjaan terperinci dan (2) tingkat virtualitas rendah. Pihak Manajemen Ahad Mart juga harus berhati-hati dalam memutuskan apakah akan mempekerjakan seorang manajer SDM andal di masa mendatang.

The purpose of this study was to know what exactly are the aspects of employee empowerment which has been applied by Ahad Mart to its employees all this time, to check whether there is a significant relationship between employee empowerment in Ahad Mart with its sales revenue and profit, and to generate usual findings for enhancing financial performance of Ahad Mart�¢ï¿½ï¿½s outlets in the future. This research used qualitative method, which performed data reduction, data display, and conclusion drawing & verification to all available data which was previously collected by in-depth interview, documentation, and questionnaire methods. This research generated three main conclusions: (1) there are some differences in the aspects of employee empowerment which has been applied by Ahad Mart all this time with employee empowerment contemporary theory, (2) there was no significant relationship between employee empowerment application and sales revenue and profit, and (3) there were three direct causes of non-optimality of Ahad Mart outlets�¢ï¿½ï¿½ financial performance and there were also three efforts which can be performed to eliminate or at least to minimize the three direct causes. In this digital era whose characteristics are customer is business control holder and change is radical, employee empowerment is a common thing implemented by many organizations around the world. Employee empowerment performed well and optimally will cause organizations to be always able to establish continuous competitive advantage all the time and eventually this will bring little or much influence to the sales revenue and profit enhancement of the organizations. As an organization business engaged in islamic minimarket field, all this time Ahad Mart has been implementing an employee empowerment system which is felt suitable with its internal organizational condition. There are two things needed to be fixed in the process of employee empowerment mindset embodiment to Ahad Mart, i.e.: (1) all employess are still given detailed work description and (2) low virtuality level. Ahad Mart management also had to take a deep consideration in deciding whether to employ a skilled human resource manager in the near future.

Kata Kunci : pemberdayaan karyawan, pendapatan penjualan, dan laba penjualan.

  1. S-2-2018-376665-abstract.pdf  
  2. S-2-2018-376665-bibliography.pdf  
  3. S-2-2018-376665-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-376665-abstract.pdf  
  5. S2-2018-376665-bibliography.pdf  
  6. S2-2018-376665-tableofcontent.pdf  
  7. S2-2018-376665-title.pdf