Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH VARIABEL DI DALAM MODEL ALTMAN Z-SCORE TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA (TAHUN 2010 HINGGA TAHUN 2016)

KUKUH WICAKSONO, Hardo Basuki, Dr., M.Soc.Sc., CSA., CA.

2018 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Pasar modal memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Dibentuknya pasar modal bertujuan untuk memfasilitasi perusahaan untuk mendapatkan sumber pendanaan, serta memberikan alternatif bagi investor untuk melakukan investasi sesuai dengan preferensi risiko masing-masing investor. Terjadi proses tawar-menawar saham di dalam pasar modal, yang berujung pada perubahan harga saham. Hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan persepsi dari masing-masing investor atas informasi yang dimiliki. Penilaian investor terhadap kondisi keuangan perusahaan akan menggambarkan kinerja saham perusahaan. Sejak terjadinya "The Great Depression" di Amerika pada tahun 1930, mulai berkembang penelitian mengenai model prediksi kebangkrutan, yang salah satunya dikenal dengan Model Altman Z-Score. Model ini biasa digunakan untuk memprediksi kebangkrutan suatu perusahaan. Disamping itu, model ini juga memberikan gambaran tentang risiko dan kondisi keuangan perusahaan, karena varibael yang digunakan dalam model ini adalah rasio-rasio keuangan perusahaan. Penulis melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk menguji apakah rasio-rasio keuangan di dalam Model Altman Z-Score tidak hanya dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan suatu perusahaan saja, melainkan juga dapat digunakan untuk menilai kinerja saham perusahaan. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang tercatat di PT Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2010 sampai dengan tahun 2016. Selanjutnya, peneliti menggunakan program EViews 9 untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini.

Capital market has an important role in economic growth. The establishment of a capital market aims to facilitate the company to obtain sources of funding, and also provide an alternative for investors to make investments according their risk preferences. There are bargaining process in the Capital Market, which results in changes in stock prices. This happens because of differences in perceptions of each investor for information owned by each investor. An investor's valuation of the company's financial condition will reflect the performance of the company's stock. Since "The Great Depression" in United States in 1930, research on predicted model of bankruptcy began to develop, which one is known by the Altman Z-Score Model. This model is used to predict the bankruptcy of a company. In addition, this model also provides an overview of the company's financial risks and conditions, because the variables used in this model are the company's financial ratios. The purpos of this research is to verify the financial ratios used in the Altman Z-Score Model not only be used to predict bankruptcy of a company, but also can be used to value the performance of the company's stock. This research uses a sample of manufacturing companies listed on PT Bursa Efek Indonesia from 2010 to 2016. Furthermore, researcher used the EViews 9 program to prove the hypothesis in this research.

Kata Kunci : Altman, Z-Score, Harga Saham, Manufaktur, EViews, Data Panel.

  1. s2-2018-387282-abstract.pdf  
  2. s2-2018-387282-bibliography.pdf  
  3. s2-2018-387282-tableofcontent.pdf  
  4. s2-2018-387282-title.pdf