ANALISA STRATEGI BERSAING INDUSTRI FARMASI INDONESIA MENGHADAPI HARMONISASI REGULASI FARMASI ASEAN 2010
Nurul Intan Kartika Sari, Dr. Supriyadi, M.Sc
2008 | Tesis | S2 ManajemenTahun 2008 adalah sangat kritikal bagi Industri Farmasi Indonesia karena tahun 2010 akan diberlakukan harmonisasi regulasi farmasi ASEAN, yang akan melahirkan pasar tunggal farmasi ASEAN. Ini akan membawa dampak yang luas dan persaingan industri farmasi akan semakin tajam. Produk-produk farmasi akan lebih leluasa keluar masuk di antara negara-negara anggota Asean tanpa adanya barrier, baik tariff barrier maupun non-tariff barrier. Studi ini mempunyai dua tujuan, yang pertama bertujuan untuk Memformulasikan strategi bersaing yang tepat bagi industri farmasi Indonesia khususnya produk obat ethical berdasarkan kondisi external dan internal pada saat ini dan yang kedua bertujuan untuk Menganalisa faktor-faktor yang menjadi strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunity (peluang) dan threat (ancaman) bagi Industri farmasi Indonesia. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan data primer yang bersumber dari hasil interview dan quisioner perusahaan dan data sekunder yang berupa data olahan dari perusahaan atau dari lembaga atau media khusus berupa dokumen tertulis dan data statistic seperti majalah, surat kabar, bulletin, internet dan sebagian yang berhubungan dengan sektor farmasi.
The year 2008 is very critical for the Indonesian Pharmaceutical Industry because in 2010 will be enacted harmonization of ASEAN pharmaceutical regulation, which will give birth to single market of ASEAN pharmacy. This will bring widespread impact and the pharmaceutical industry's competition will be sharper. Pharmaceutical products will be more freely in and out among Asean member countries without any barrier, either tariff barrier or non-tariff barrier. This study has two objectives, the first aims to Formulate the right competitive strategy for Indonesian pharmaceutical industry, especially ethical drug product based on external and internal condition at the moment and second aims to Analyze the factors that become the strength (strength), weakness ), opportunities and threats to the Indonesian pharmaceutical industry. Data collection method that is done is using primary data sourced from the results of interviews and company quisioner and secondary data in the form of data processed from the company or from institutions or special media in the form of written documents and statistical data such as magazines, newspapers, bulletins, internet and some related to the pharmaceutical sector.
Kata Kunci : strength, weakness, opportunity