Laporkan Masalah

PENGARUH PERSEPSI DISKRIMINASI KELOMPOK TERHADAP IDENTITAS NASIONAL ETNIS TIONGHOA DENGAN DIMODERATORI OLEH KE-PANCASILA-AN

TERESA NITA BONITA P, Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog

2018 | Tesis | S2 Psikologi

Perjuangan membangun identitas nasional merupakan bagian yang penting dan sejalan dengan pembangunan nasional. Namun pada kenyataan, identitas nasional justru terus melemah karena tergerus oleh menguatnya identitas subnasional. Kuatnya identitas subnasional, seperti etnis, yang tidak dibarengi dengan penguatan identitas nasional akan terus menghasilkan prasangka dan diskriminasi. Secara teoritis, ke-Pancasila-an sebagai nilai-nilai yang dapat mempersatukan bangsa diharapkan dapat memengaruhi hubungan persepsi diskriminasi kelompok dengan identitas nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh persepsi diskriminasi kelompok dengan ke-Pancasila-an sebagai moderator terhadap identitas nasional individu dengan etnis Tionghoa. Subjek penelitian berjumlah 120 mahasiswa universitas swasta di Yogyakarta. Pengambilan data menggunakan skenario dan tiga buah skala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi diskriminasi kelompok dan ke-Pancasila-an tidak memengaruhi tingginya identitas nasional individu dengan etnis Tionghoa. Dengan kata lain, ke-Pancasila-an tidak terbukti menjadi moderator hubungan antara persepsi diskriminasi kelompok dengan identitas nasional individu dengan etnis Tionghoa.

National identity plays an important part for national development. However, the rule of national identity is being overlapped since subnational identity is growing stronger, such as ethnicity. Ethnicity as a sample of subnational identity may result to discrimination and prejudice if it�s not supported by having determined national identity. Theoretically, Pancasila as our nationality values are expected to affect the relationship between perceived group discrimination and national identity. The purpose of this study is to see the effects of perceived group discrimination on individual national identity towards Chinese-Indonesian ethnic by using Pancasila as a moderator. The study involved 120 college students in Yogyakarta. Data collection utilized a scenario and 3 measureing scales. The result showed that perceived group discrimination and Pancasila have no significant effects on individual national identity towards Chinese-Indonesian ethnic. In other words, Pancasila is not proven as a moderator between perceived group discrimination and individual national identity towards Chinese-Indonesian ethnic.

Kata Kunci : etnis Tionghoa di Indonesia, ke-Pancasila-an, identitas nasional, persepsi diskriminasi kelompok.

  1. S2-2018-388663-abstract.pdf  
  2. S2-2018-388663-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-388663-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-388663-title.pdf