PERAN DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI MEDIATOR DALAM RELASI ANTARA KEADILAN ORGANISASI DAN KINERJA INDIVIDUAL
M TH BUDI WAHYU S, Isaac Jogues Kiyok Sito Meiyanto, Drs., PhD., Psikolog
2018 | Tesis | S2 PsikologiBisnis jasa pelayanan kesehatan seperti rumah sakit saat ini menghadapi tantangan yang cukup berat dari lingkungan sekitar. Berbagai perubahan secara global dimana variasi dan kompleksitas masalah semakin dirasakan dalam dinamika bisnis. Semua tantangan tersebut akan bermuara pada kebutuhan akan tingginya kinerja rumah sakit. Sayangnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat persoalan mengenai kinerja. Secara parsial, beberapa literatur menunjukkan pentingnya peran organisasi untuk menyediakan dukungan yang diperlukan, serta adanya faktor persepsi terhadap rasa adil yang mempengaruhi persepsi terhadap dukungan organisasi. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah menguji sejauh mana peran dukungan organisasi dalam relasi antara keadilan dan kinerja individual pada karyawan rumah sakit. Hipotesis yang dibangun adalah adanya peran dukungan organisasi sebagai mediator dalam relasi antara keadilan organisasi dan kinerja individual. Teori Pertukaran Sosial digunakan untuk membahas kaitan ketiga variabel. Inti dari pertukaran sosial adalah bahwa untuk mempertahankan sebuah relasi yang saling menguntungkan maka kedua belah pihak hendaknya saling berkontribusi positif satu sama lain. Terdapat prinsip timbal balik, saling bergantung dan memberi manfaat. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian lain adalah bahwa penelitian ini menggunakan variabel keadilan, dukungan organisasi dan kinerja individual secara bersama-sama. Perbedaan lainnya adalah bahwa penelitian ini dilakukan dalam konteks budaya Indonesia yang bersifat kolektifistik. Subjek yang digunakan adalah karyawan rumah sakit. Metode pengumpulan data adalah kuesioner menggunakan Skala Kinerja Individual (Individual Work Performance Questionnaire), Skala Dukungan Organisasi (Perceived Organizational Support Scale) dan Skala Keadilan Organisasi. Teknik analisis persamaan model (structural equation model) digunakan untuk membantu menguji hipotesis penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa dukungan organisasi memiliki peran sebagai mediator dalam relasi antara keadilan organisasi dan kinerja individual.
Currently, the medical business models, in this case is the hospital business, hit big obstacles coming from their surroundings. The variety of global changes as well as their complexity has created problems that affect the dynamic of this business. The base of all problems is the demands on high performance expectation of the hospital. Unfortunately, in the reality, problems are all that remained in terms of performance. Some literature partially show the importance of the organizational support, in addition to the perception factors towards justice that influences the perception of the organizational support. Therefore, the aim of this research is to find out how the organizational support plays its role in relation to justice and individual performance at hospital. This research applies Social Exchange Theory to discuss the link among three variables. The essence of social exchange is that in order to be able to maintain a mutual relationship both parties must share positive contributions to each other. A mutual principle, inter-dependency and beneficial sharing must be applied. This research differs from those of the same topics in the way that not only are the three variables simultaneously applied; it also differs in the way the research method is conducted in which collectivity of the context of Indonesian culture is covered. In collecting data, this research involves 183 employees worked in a hospital using Individual Work Performance Questionnaire, Perceived Organizational Support Scale, and Organizational Justice Scale. The Structural Equation Model is applied to carry out hypothesis testing. It can be concluded that the organizational support plays a role as a mediator to assist parties in relation to organizational justice and individual performance.
Kata Kunci : keadilan organisasi, dukungan organisasi, kinerja individual, mediasi