Laporkan Masalah

Sastrawan Santri: Studi Etnografis Sastra di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep Madura

BADRUS SHALEH, Dr. Lono Lastoro Simatupang, M.A.

2017 | Tesis | S2 ILMU ANTROPOLOGI

Ketertarikan meneliti aktivitas sastrawan santri bermula dari membaca fenomena yang sastrawan Madura yang produktif dalam publikasi media massa dan pemberitaan media massa dengan latar belakang pelaku seni yang unik: Pondok Pesantren. Penelitian ini untuk mengetahui aktivitas santri-santri Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk Sumenep Madura yang menjadi ladang subur sastrawan di Madura dan mengetahui kaitan sastra dengan persoalan pendidikan keberagamaan. Pengumpulan data dilakukan dalam kurun waktu waktu September 2015 sampai dengan Desember 2015 menggunakan metode observasi partisipatoris, wawancara, dan studi dokumentasi, serta studi literatur. Observasi partisipatoris mengamati kegiatan sastrawan santri di pondok pesantren. Wawancara melibatkan belasan informan untuk mengungkap hal-hal yang tidak bisa ditangkap melalui observasi partisipatoris. Informan berasal dari aktivis seni, seniman, sastrawan, kiai dan santri. Studi dokumentasi digunakan untuk menguatkan data-data penelitian. Studi literatur dipakai peneliti sebagai pendukung dan pembanding data penelitian (triangulasi data). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, kehadiran sastrawan santri menjadi sebuah fenomena dalam sastra Indonesia mutakhir; kedua, sastra dalam tradisi keilmuan santri memiliki sejarah yang telah mentradisi dan mengakar sejak lama; ketiga, sastra merupakan salah satu media untuk mendalami keilmuan santri baik dalam pendidikan formal maupun non-formal (ekstrakulikuler).

The interest in researching the literary activities of santri originated from reading the phenomenon of a productive Madurese literary in mass media publication and mass media coverage with unique artist background: Pondok Pesantren. This research is to know the activity of students of Annuqayah Pondok Pesantren Guluk-guluk Sumenep Madura which become fertile field of literary in Madura and know the relation of literature with religious education issue. Data collection was conducted from September 2015 to December 2015 using participatory observation method, interview, and documentation study, and literature study. Participatory observation observed the activity of santri students at boarding school. Interviews involving dozens of informants to uncover the things that can not be captured through participatory observation. Informants come from art activists, artists, writers, kiai and santri. Documentation studies are used to corroborate research data. Literature study used by researchers as supporting and comparing research data (triangulation data). The results show that: first, the presence of santri literature becomes a phenomenon in the latest Indonesian literature; secondly, literature in the scholarly tradition of santri has a history that has been traditionally and rooted for a long time; third, literature is one of the media to deepen the scholarship of santri both in formal and non-formal education (extracurricular).

Kata Kunci : Etnografi, Sastra, Santri, Pondok Pesantren, Madura

  1. S2-2017-372221-abstract.pdf  
  2. S2-2017-372221-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-372221-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-372221-title.pdf