Laporkan Masalah

Strategi Survival Koperasi Kredit "Sido Manunggal" Dalam Menghadapi Ekspansi Lembaga Keuangan Perbankan

FAJAR MIFTAKHUL RIZQY, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si.

2017 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)

Pada kenyataanya banyak koperasi di Indonesia yang mati baik akibat faktor internal maupun adanya guncangan eksternal karena tidak mampu beradapatasi. Apalagi dewasa ini telah banyak menjamurnya lembaga perbankan dan beberapa diantaranya telah melakukan ekspansi sampai kepelosok-pelosok desa. Lantas hal ini menjadi perhatian khusus dari setiap koperasi untuk kemudian bagaimana caranya menghadapi itu semua dalam upaya menjaga survivalitasnya, karena sejatinya koperasi merupakan lembaga ekonomi yang dicita-citakan oleh para pendahulu bangsa ini sebagai soko guru perekonomian di Indonesia. Koperasi Kredit Sido Manunggal adalah salah satu yang mampu menjaga survivalitasnya sampai saat ini semenjak berdirinya yaitu tahun 1998, pastinya dikarenakan adanya strategi-strategi yang digunakan untuk merespon faktor-faktor yang mengganggu keberlangsungan koperasi. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep yaitu konsep koperasi, liberalisasi perekonomian, strategi survival dan konsep modal sosial untuk mengkerangkai hasil penelitian. Mengacu pada tujuan yang ingin didapatkan dalam penelitian ini, dimana peneliti ingin mengetahui bagaimana strategi survival yang digunakan koperasi dalam menghadapi ekspansi lembaga keuangan perbankan, peneliti menggunakan metode kualitatif. Informan yang diperoleh berjumlah 12 yang meliputi bagian di internal koperasi yaitu pengelola, pengawas, pengurus, petugas lapangan, kordinator lapangan, anggota, kemudian juga ada dari karyawan dan nasabah salah satu perbankan. Penentuan informan menggunakan purpossive sampling dimana pemilihan informan dimaksudkan untuk memperoleh data secara lengkap dan utuh dari berbagai sudut pandang. Teknik pengumpulan data dalam peneltian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan juga dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya ada beberapa ekspansi perbankan dan delapan strategi survival yang digunakan koperasi dimana terbagi menjadi enam strategi internal dan dua strategi eksternal. Lima strategi internal tersebut meliputi peningkatan kapasitas perangkat koperasi, selektif dalam penerimaan anggota baru dan kontrol terhadap anggota lama, peningkatan kualitas pelayanan, mendorong kesadaran anggota mentaati aturan organisasi, mempertahankan kepercayaan yang terjalin, dan dana sosial sebagai tanggung jawab sosial koperasi. Kemudian dua strategi eksternal yang digunakan koperasi adalah ekspansi diluar wilayah Sidorejo dan jejaring kemitraan kunci keberlangsungan koperasi. Kedelapan strategi tersebut beberapa diantaranya terkait satu sama lain dan saling mempengaruhi, juga beberapa diantaranya sebagai bentuk dari konsep modal sosial.

In fact, many cooperatives in Indonesia are bankrupt both due to internal factors and the existence of external shocks because they are unable to adapt. Nowadays, there are a lot of banking institutions that expand their business into villages. Then that is become a special concern of each cooperative on how to maintain its survival, because actually cooperative is an economic institution that aspired by the predecessors of this nation as a pillar of economics in Indonesia. Sido Manunggal Credit Cooperative is one that is able to maintain its survival to date since its establishment in 1998, there is certainly strategies used to respond the factors that interfere with the sustainability of cooperatives. This research uses several concepts that are cooperative concept, economic liberalization, survival strategy and social capital concept to cover the research result. Referring to the objectives of this research, where the researchers want to know the strategies used by cooperative in facing expansion of banking and financial institution, researcher use qualitative method. Informants consists of 12 persons who are part of the internal cooperative are managers, supervisors, administrators, field officers, field coordinators, members, and also from employees and customers of a bank. Determination of informants is using purposive sampling to obtain complete data from various perspective. Data completion technique in this research is done by observation, in-depth interview, and also documentation. The results of the study indicate that there are several bank expansions and eight survival strategy used by cooperatives where it is divided into six internal strategies and two external strategies. Five internal strategies are cooperative capacity building, selective in the recruitment of new members and control of old members, improvement of service quality, encouraging members' awareness of organizational rules, maintaining trust, and social funds as the social responsibility of the cooperative. Two external strategies used by the cooperatives are expand their business out of Sidorejo�¢ï¿½ï¿½s area and networking. That eight strategies are mutually beneficial to one another and influence each other, as well as some forms of the concept of social capital.

Kata Kunci : koperasi, strategi survival, ekspansi

  1. S1-2017-347724-abstract.pdf  
  2. S1-2017-347724-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-347724-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-347724-title.pdf