Hubungan Antara Pengalaman di Bully dengan Tingkat Kecemasan Siswa-Siswi SMA
MADE NGURAH BAGUS M A, Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog
2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGITujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengalaman di bully dengan tingkat kecemasan pada siswa-siswi SMA X Yogyakarta. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat korelasi positif antara pengalaman di bully dengan tingkat kecemasan siswa-siswi SMA X Yogyakarta. Jumlah keseluruhan subjek dalam penelitian ini adalah 77 orang, dengan perincian 40 orang laki-laki dan 37 orang perempuan. Seluruh subjek penelitian tersebut diminta untuk merespon pernyataan yang terdapat dalam skala penelitian yang terdiri dari skala pengalaman di bully dan skala kecemasan. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan metode analisis product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman di bully memiliki determinasi sebesar 17,72 persen terhadap tingkat kecemasan pada siswa-siswa SMA X Yogyakarta. Kemudian, berdasarkan analisis independent sample t-test, terdapat perbedaan pengalaman di bully yang tidak signifikan antara subjek laki-laki dan subjek perempuan, namun terdapat perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan antara subjek laki-laki dan subjek perempuan.
The purpose of this study is to examine the correlation between being bullied experiences and anxiety level among students in SMA X Yogyakarta. The hypothesis of this study was there is a positive correlation between being bullied experiences and anxiety level among students in SMA X Yogyakarta. There were 77 subjects in this research (male: 40; female: 37), asked to complete scale-based survey question consists of being bullied experiences and anxiety scale. The data were analysed using Pearsons product moment procedure. The result of the study showed that being bullied experiences were giving significant contributes (r2 = 17,72%) towards anxiety level among students. Moreover, independent sample t-test analysis showed that there were differences but not significant in being bullied experiences, and there were significant differences in anxiety level based on students sexuality.
Kata Kunci : bullying, kecemasan, sekolah