STRATEGI MIGRAN KOMUTER DALAM MENJAGA KEUTUHAN FUNGSI KELUARGA DI KAWASAN PINGGIRAN KOTA (KASUS DESA CILEBUT BARAT KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN BOGOR)
ERLISA SARASWATI, Dr. Sri Rum Giyarsih, M.Si; Dr. Abdur Rofi, M.Si
2017 | Tesis | S2 KependudukanAktivititas commuting penduduk pinggiran kota untuk bekerja di Desa Cilebut Barat setiap harinya membentuk sebuah pola pergerakan harian. Pola pergerakan harian yang tinggi tentunya akan berdampak pada fungsi keluarga migran secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pergerakan harian bekerja penduduk migran komuter dari pinggiran kota baik berupa pola pergerakan spasial maupun non spasial serta dampak yang timbul dari pola pergerakan harian (commuting) tersebut terhadap keutuhan fungsi keluarga. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji strategi-strategi yang diterapkan oleh migran komuter guna mereduksi dampak commuting tersebut terhadap keutuhan fungsi keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik yaitu uji beda One Way Anova, uji regresi linear berganda dan uji korelasi Rank Spearman. Pola pergerakan spasial penduduk migran komuter di Desa Cilebut Barat berbeda menurut variabel usia, jumlah kepemilikan kendaraan bermotor, waktu tempuh, jarak tempuh, biaya transportasi dan frekuensi pergantian moda, sedangkan pola pergerakan non-spasial (durasi pergerakan) migran komuter dipengaruhi oleh variabel-variabel seperti kepemilikan kendaraan bermotor, biaya transportasi, jarak tempuh, dan frekuensi pergantian moda. Uji korelasi rank Spearman pada durasi pergerakan harian memiliki hubungan yang positif dan searah dengan masing-masing fungsi keluarga migran yakni fungsi rekreasi dan perawatan emosi serta fungsi sosialisasi dan pendidikan yaitu sebesar 0,774 dan 0,553. Teori struktural fungsional digunakan untuk menjelaskan dampak commuting terhadap fungsi keluarga. Kemitraan peran gender dalam keluarga merupakan strategi yang diterapkan guna mereduksi dampak commuting terhadap keutuhan fungsi keluarga.
Commuting to work activity of the suburban population in the Desa Cilebut Barat forms a pattern of daily movement. A high daily pattern of commuting will certainly have an impact on the functioning of the migrant family as a whole. This study aims to identify the daily pattern of commuting work of commuter migrants from the suburbs either in the form of spatial and non spatial movements and also identify the impact of that to the integrity of family functions. In addition, this study also examines the strategies implemented by commuter migrants to reduce the impact of commuting on the integrity of family functions. The method used in this research is survey research method. The research approach used in this research is quantitative research approach supported by qualitative data. Data analysis was done by using statistical test that is different One Way Anova test, multiple linear regression test and Rank Spearman correlation test. The pattern of spatial movement of the population of commuter migrants in Desa cilebut Barat differs according to the variables such as age, the number of motor vehicle ownership, travel time, travel distance, transportation cost and frequency of change of mode, while the movement pattern of non-spatial (commuter movement duration) of commuters is influenced by variables such as motor vehicle ownership, transportation costs, mileage, and frequency of change of mode. Spearman rank correlation test on the duration of daily movement has a positive and unidirectional relationship with each function of the migrant family that is the function of recreation and emotional care as well as socialization and education function that is equal to 0,774 and 0,553. Functional structural theory is used to explain the impact of commuting on family functions. Gender role partnership in the family is a strategy implemented to reduce the impact of commuting on the integrity of family functions.
Kata Kunci : Pola Pergerakan Harian Bekerja, Fungsi Keluarga, Strategi Migran Komuter/ Commuting to Work Pattern, Family Function, Commuter Migrant Strategy