Laporkan Masalah

Model Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Kehamilan pada Remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) Melalui Penerapan Experiential Learning oleh Mahasiswa Kebidanan

FITRIANI MEDIASTUTI, Prof. dr. Djauhar Ismail, MPH, Sp.A (K), Ph.D.; Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D.; Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed, Sp.OG (K), Ph.D

2017 | Disertasi | S3 Ilmu Kedokteran

Latar Belakang : Sekitar 70.000 remaja di negara berkembang meninggal setiap tahun dengan penyebab yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Dalam mengatasi masalah tersebut, diperlukan keterlibatan remaja itu sendiri, agar intervensi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan remaja dan difokuskan di sekolah. Kelemahan team teaching pendidikan seksual di sekolah dapat diatasi dengan melibatkan mahasiswa kebidanan sebagai sumber informasi agar tidak mengalami kehamilan yang berisiko dan juga memberikan kontribusi dalam pembelajaran mahasiswa itu sendiri, yaitu dari experiential learning. Penelitian ini menggunakan Theory Planned Behavior (TPB) dan logic model. TPB berpendapat bahwa perilaku disengaja ditentukan oleh tiga anteseden, yaitu: sikap terhadap perilaku, norma sosial subjektif dan perceived behavior control (PBC). Logic model menjelaskan tahap-tahap dalam mengimplementasikan sebuah program, mulai dari input, output, outcomes dan goal dari program yang akan dicapai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengembangkan, mengimplementasikan dan mengevaluasi model promosi kesehatan bagi remaja dalam upaya pencegahan kehamilan pada remaja SMP melalui penerapan experiential learning oleh mahasiswa kebidanan. Metode : Penelitian kualitatif dilakukan dengan FGD, sedangkan penelitian kuantitatif dilakukan dengan rancangan quasi experiment non equivalent dengan pretest dan posttest control group design. Lokasi penelitian di SMP A dan SMP B di Kabupaten Bantul. Peserta FGD adalah siswa, orangtua siswa dan guru yang diambil dengan teknik purposive sampling. Partisipan penelitian kuantitatif dibagi menjadi dua, yaitu siswa SMP A sebagai kelompok intervensi dan siswa SMP B sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan adalah panduan FGD dan kuesioner. Analisis data kualitatif dilakukan secara manual. Data kuantitatif dianalisis dengan uji independent t-test dan dependent t-test. Data yang tidak berdistribusi normal dilakukan dengan uji wilcoxon sign-rank and wilcoxon ranksum. Hasil: Program SMART Remaja merupakan hasil analisis kebutuhan dari FGD orangtua, guru dan siswa yang melibatkan mahasiswa kebidanan dan menekankan upaya pencegahan kehamilan remaja dari sisi kesehatan maupun psikososial. Hasil kuantitatif menunjukkan adanya dampak signifikan dari intervensi oleh mahasiswa kebidanan, yaitu adanya peningkatan secara signifikan pada pengetahuan, sikap, norma subjektif, efikasi diri dan intensi dalam upaya pencegahan kehamilan remaja (p-value = 0.00). Pada kelompok kontrol, yang tidak diberi perlakuan, hasil posttest menunjukkan penurunan nilai dibandingkan dengan pretest. Kesimpulan: Intervensi dengan model promosi kesehatan dengan program SMART Remaja melalui experiential learning oleh siswa kebidanan mampu memperbaiki upaya pencegahan kehamilan remaja.

Background: Approximately as many as 70,000 adolescents in developing countries die each year with causes related to pregnancy and childbirth. In dealing with the problem requires the involvement of adolescents themselves so that interventions are made in accordance with the needs of adolescents and focused in school. Teachers' weaknesses of teaching sexual education in schools can be overcome by involving midwifery students as a source of information in order not to experience a risky pregnancy and also contributes in the student's own learning that is, experiential learning. This study used Theory Planned Behavior (TPB) and logic model. TPB believes that deliberate behavior is determined by three antecedents, namely: attitudes toward behavior, subjective social norms and perceived behavior control (PBC). Logic model describes the steps in implementing a program from input, output, outcomes and goal of the program to be achieved. Objective: This study aims to identify, develop, implement and evaluate health promotion models for adolescents in prevention of pregnancy in junior high school through the application of experiential learning by midwifery students. Method: Qualitative research was conducted with FGD, while quantitative research was conducted with a quasi experimental design non equivalent with pretest and posttest control group design. Research locations were at SMP A and SMP B in Bantul District. FGD participants were students, parents and teachers taken with purposive sampling technique. Participants of quantitative research were divided into two namely students of SMP A as an intervention group and students of SMP B as control group. The instruments used were FGD guideline and questionnaires. Qualitative data analysis is done manually. Quantitative data were analyzed by independent t-test and dependent t-test. Non-distributed data were normally performed with the wilcoxon sign-rank and wilcoxon rank-sum test. Results: SMART Teen Program was a result of needs analysis from parent FGD, teachers and students involving midwifery students and emphasizes efforts to prevent teenage pregnancy from health and psychosocial side. Quantitative results indicate a significant impact of intervention by midwifery students, namely a significant increase in knowledge, attitudes, subjective norms, self efficacy and intentions in the effort to prevent teenage pregnancy (p-value = 0.00). In the control group were not treated, posttest results showed impairment compared to pretest. Conclusion: Intervention with health promotion model with SMART Teen program through experiential learning by midwifery students can improve teen pregnancy prevention efforts.

Kata Kunci : promosi kesehatan, kehamilan remaja, health promotion, teen pregnancy, experiential learning

  1. S3-2017-352324-abstract.pdf  
  2. S3-2017-352324-bibliography.pdf  
  3. S3-2017-352324-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2017-352324-title.pdf