Laporkan Masalah

KINERJA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN SUB TERMINAL AGRIBISNIS SEWUKAN KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG

FATHIA SURYANING R, Ir. Any Suryantini, M.M., Ph.D.; Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P.

2017 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)

Sub Terminal Agribisnis (STA) adalah infrastruktur pasar yang dapat mengakomodasi berbagai kepentingan pelaku agribisnis, seperti jual beli, sortasi, grading, penyimpanan, ruang pamer, transportasi, dan pelatihan. Selain itu, STA sekaligus merupakan tempat berkomunikasi dan saling tukar informasi bagi para pelaku pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penilaian kinerja STA Sewukan, (2) menentukan strategi pengembangan yang tepat untuk diterapkan di STA Sewukan. Penentuan sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Analisis kinerja menggunakan Balanced Scorecard dan penentuan strategi pengembangan dilakukan dengan analisis SWOT. Total skor kinerja STA Sewukan menggunakan metode Balanced Scorecard sebesar 74,38 persen yang tergolong berhasil. Berdasarkan hasil analisis SWOT, posisi STA Sewukan berada pada kuadran II. Rekomendasi strategi untuk STA Sewukan adalah strategi diversifikasi, yaitu: (a) fondasi bangunan atau pengatapan diperkuat untuk mengurangi efek terjadinya kerusakan jika terjadi bencana alam, (b) diadakan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan tentang bencana alam, (c) penambahan sarana yang berhubungan dengan bencana alam untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, (d) perlu adanya inovasi baru agar dapat memenangkan persaingan, misal prasarana transportasi dan pascapanen, (e) memberikan program-program baru untuk menarik minat masyarakat seperti membuka sewa jemput barang, (f) menambah fasilitas informasi harga pasar yang lebih mudah diakses semua orang seperti melalui internet.

Agribusiness Sub-Terminal (AST) is a market infrastructure that may facilitate various interests of agribusiness actors, such as buying and selling, sorting, grading, storage, showrooms, transportation, and training. In addition, AST is also a place to communicate and exchange information for the marketing actors. This study aims to (1) assess the performance of Sewukan AST, (2) determine the appropriate strategy to develop Sewukan AST. Sampling method is purposive sampling with amount of samples are 30 people. Performance is analyzed by Balanced Scorecard and strategy formulation by SWOT analysis. The results showed that the total score of Sewukan ASTs performance is 74.38 percent which means successful. Based on SWOT analysis, STA Sewukan position is in quadrant II. The strategy recommended to Sewukan AST is diversification strategy, which are: (a) strengthened the AST building to protect from natural disaster, (b) socialization increase knowledge and awareness about natural disaster, (c) facilities related to natural disasters survival, (d) new innovations in order to win the competition, eg transportation and postharvest infrastructure, (e) new programs to attract public interest such as opening freight rents, ( f) the market price information infrastructure that is more accessible to everyone such as internet based information.

Kata Kunci : Sub Terminal Agribisnis, Kinerja, Balanced Scorecard, Strategi

  1. S1-2017-353823-abstract.pdf  
  2. S1-2017-353823-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-353823-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-353823-title.pdf