Laporkan Masalah

STRATEGI INOVATIF PUSAT PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK (P2TP2A) 'CAHAYA' KOTA MAGELANG DALAM MELAKUKAN PELAYANAN TERHADAP PEREMPUAN ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT)

WAHYU PUTRI AMALIA, Wahyu Kustiningsih, M.A.

2017 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang merupakan salah satu P2TP2A yang memiliki prestasi cemerlang di bidangnya. Prestasi yang dimilikinya tersebut berhasil menghantarkan organisasi ini untuk meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) selama tujuh kali berturut-turut. Dalam menjalankan tugasnya yakni memberikan pelayanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan (KDRT), P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang memiliki beberapa inovasi startegi yang berbeda dibandingkan dengan P2TP2A lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang dalam memberikan pelayanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendeketan kualitatif khususnya metode deskriptif dengan wawancara mendalam atau in-depht interview. Informan yang diambil berjumlah 13 orang, yang berasal dari 10 orang pengurus dan 3 orang korban KDRT. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori inovasi organisasi.Teori ini digunakan oleh Peneliti sebagai pisau bedah analisis untuk melihat berbagai strategi pelayanan yang dilakukan oleh organisasi ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kunci inovasi strategi yang mendukung keberhasilan P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang adalah karena adanya inovasi pengelolaan SDM yang baik serta pengembangan pola kerja dan budaya organisasi yang unik. Dengan adanya pengelolaan SDM yang baik, maka akan dihasilkan SDM yang berkualitas. SDM yang berkualitas tersebut pada akhirnya dapat menciptakan pola kerja dan budaya organisasi yang inovatif dan menunjang pelayanan korban di P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang. Kedua aspek inilah yang membawa kontribusi besar pengaruh positif bagi proses pelayanan KDRT di Kota Magelang.

P2TP2A 'Cahaya' Magelang city is one of many P2TP2A which has a brilliant achievement in his field. His achievements have succeeded to bringing this organization to get the Parahita Ekapraya Award (APE) for seven times in a row. In carrying out its duty of providing services to women and children victims of violence (KDRT), P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang has several different strategic innovations compared with other P2TP2A. This study aims to find out how the strategy undertaken by P2TP2A 'Cahaya' Magelang City to providing services on women and children of domestic violence. The approach used in this research is qualitative sketch in particular descriptive method with in-depth interview. The informants drawn were 13 people, who came from 10 administrators and 3 victims of domestic violence. Theory of organizational innovation used ini this research.This theory is used by Researchers as a scalpel analysis to see the various strategies of services undertaken by this organization. The results of this study indicate the key factor of innovation strategy can supports the successful of P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang are due to the innovation of good human resource and management development and organizational culture. With the existence of good human resource management, it will produce qualified human resources. These qualified human resources can ultimately create innovative work patterns and organizational culture and support the services of victims in P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang. These two aspects bring about a major contribution to the process of domestic violence services in the city of Magelang.

Kata Kunci : P2TP2A 'Cahaya' Kota Magelang, Anugerah Parahita Ekapraya (APE), strategi inovasi organisasi, pelayanan korban KDRT/ P2TP2A 'Cahaya' Magelang City, Anugerah Parahita Ekapraya (APE), strategy of organization, service of dome

  1. S1-2017-347799-abstract.pdf  
  2. S1-2017-347799-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-347799-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-347799-title.pdf