INSTAGRAM SEBAGAI BENTUK BARU CURRICULUM VITAE MAHASISWI: Studi Tentang Pengguna Instagram Di Yogyakarta
MAULIDAWATI NUR A, Prof. Dr. Irwan Abdullah
2017 | Skripsi | S1 ANTROPOLOGI BUDAYAPerkembangan media berbasis internet yang sangat pesat beberapa tahun belakangan ini, diikuti dengan kian terjangkaunya harga gadget bagi kalangan mahasiswi. Terlebih di Yogyakarta yang merupakan salah satu kota dengan populasi mahasiswa yang besar, menjadi pasar yang sangat menarik dan kompetitif bagi para penyedia jaringan dan perangkat internet. Kepopuleran aplikasi berbasis internet seperti media sosial pun ikut terangkat, khususnya Instagram yang menjadi fokus penelitian ini. Popularitas Instagram dapat dilihat dari latar belakang para penggunanya yang sangat beragam, mulai dari orang biasa sampai tokoh terkenal seperti presiden pun memilikinya. Akun-akun informatif dari berbagai bidang juga tersedia di dalam instagram, seperti informasi seputar kuliner, pendidikan, pakaian dan tempat wisata di suatu wilayah. Forum jual beli online pun kini telah merambah dunia instagram, bekerjasama dengan pengguna pribadi sebagai media promosi mereka. Sebaran informasi yang tersedia melimpah di Instagram itu telah mengundang para mahasiswi untuk ikut masuk ke dalam dunia ini, baik untuk kepentingan interaksi sesama pengguna atau menjadikannya sebagai media informasi baru. menggerakkan roda perkembangan gaya hidup di kalangan mahasiswi. Melalui Instagram roda perkembangan gaya hidup mahasiswi ikut bergerak mengikuti sebaran informasi yang terus bertambah. Instagram telah menjadi panduan baru dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka, mulai dari memilih tempat makan dan model pakaian yang lagi digemari banyak orang. Instagram juga telah menjadi medan pertarungan identitas untuk kemudian berlomba-lomba mengeksiskan diri dengan terus mengikuti dan mengkonsumsi hal-hal baru yang bermunculan dengan sangat cepat. Bagi yang telah mampu membangun identitas dan eksistensi dirinya, instagram dimungkinkan menjadi bentuk baru Curruiculum Vitae.
The rapid development of internet-based media in recent years followed by an increasingly affordable price of gadgets for female students. Especially in Yogyakarta which is one of the cities with a large student population, becomes a very attractive and competitive market for network providers and internet devices. The popularity of internet-based applications such as social media also took part, especially Instagram that became the focus of this research. Instagram popularity can be seen from the background of its users, which are very diverse, ranging from ordinary people to famous figures such as the president also has it. Informative accounts from various fields are also available in instagram, such as information about culinary, education, clothing and tourist attractions in a region. Online buying and selling forum have now penetrated the world of instagram, in cooperation with private users as their promotional media. Distribution of abundant informations in Instagram has invited the students to come into the world, either for the benefit of interaction among users or make it as a new media information. Moving the wheels of lifestyle development among female students. Through Instagram, the student's lifestyle development moves along with the ever-expanding information spread. Instagram has become the new guidelines to meet their needs, from choosing where to eat and clothes models that are favored by many people. Instagram has also become the field of identity battles to then compete to achieve existence by continuing to follow and consume new trends that popping up very quickly. For those who have been able to establish their identity and existence, instagram is possible to become a new form of Curriculum Vitae.
Kata Kunci : Instagram, Mahasiswi, Gaya Hidup