Laporkan Masalah

Analisis Perbandingan Praktik Manajemen Laba pada Perusahaan Syariah di Indonesia dan Malaysia: Studi pada Perusahaan Manufaktur Syariah yang Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia Berhad

NISA AMERTHA EDRIYANI, R.A. Supriyono, Prof., Dr., S.U., Ak., CA., CMA.

2017 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Berbagai penelitian terdahulu membuktikan bahwa tingkat praktik manajemen laba Indonesia berada di atas rata-rata. Berdasarkan penelitian-penelitian komparatif tersebut pula, diketahui bahwa tingkat manajemen laba pada perusahaan di Indonesia relatif lebih tinggi dibandingkan Malaysia. Selain itu, manajemen laba pada kedua negara tidak hanya terjadi pada perusahaan konvensional saja, namun juga pada perusahaan-perusahaan syariah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat manajemen laba pada perusahaan syariah di Indonesia dan Malaysia. Penelitian dilakukan dengan membandingkan nilai absolut discretionary accruals (pengukur tingkat manajemen laba) perusahaan di kedua negara. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur syariah yang berjumlah 414 perusahaan, yang terdiri atas 168 perusahaan sampel Indonesia dan 246 perusahaan sampel Malaysia. Berdasarkan hasil uji One-Sample T-Test, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa tingkat manajemen laba pada perusahaan syariah di kedua negara masih tergolong tinggi. Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-Test, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat manajemen laba yang tidak signifikan antara Indonesia dan Malaysia. Selain itu, diketahui pula motif manajemen laba yang berbeda di kedua negara, yakni manajemen laba dengan menaikkan laba pada perusahaan Indonesia dan menurunkan laba pada perusahaan Malaysia.

Previous studies have shown that Indonesia's level of earnings management practices is above average. Based on such comparative studies, it is also known that the earnings management level in Indonesia is relatively higher than Malaysia. In addition, earnings management in both countries not only occurs in conventional companies but also in shariah-approved companies. The aim of this research is to analyze the comparison of earnings management level in sharia companies in Indonesia and Malaysia. This research is conducted by comparing the absolute value of discretionary accruals in both countries. The sample of this research is 414 companies, consists of 168 Indonesian companies and 246 Malaysian companies within 2014 to 2016 period. The results of One-Sample T-Test show that the level of earnings management in sharia companies in both countries is still relatively high. The results of Independent Sample T-Test show that there are differences in the level of earnings management between Indonesia and Malaysia that is not significant. In addition, there are also different earnings management motives in both countries, namely earnings management by raising earnings in Indonesian companies and decreasing earnings in Malaysian companies.

Kata Kunci : Manajemen laba, Pasar modal syariah, Earnings management, Shariah capital market

  1. S1-2017-347642-abstract.pdf  
  2. S1-2017-347642-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-347642-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-347642-title.pdf