STRATEGI MANAJEMEN ASET PROPERTI EKS BADAN PENYEHATAN PERBANKAN NASIONAL OLEH DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA
DIANA NURITA SARI, Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan aset properti eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan mengidentifikasi strategi manajemen aset yang perlu diterapkan oleh DJKN. Penelitian ini penting dilakukan guna memberikan masukan dan bahan pertimbangan bagi DJKN dalam melakukan pengelolaan kekayaan negara eks BPPN serta bermanfaat sebagai tambahan informasi dan referensi bagi akademisi dan peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian tentang manajemen aset. Data yang diteliti dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara Tahun 2016, Rencana Strategis Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi (PKNSI) 2015 � 2019, Laporan Hasil Pemeriksaan atas Pengelolaan Aset Eks BPPN, dan informasi lain yang terkait. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis SWOT diketahui bahwa pengelolaan aset yang dilakukan oleh DJKN belum mengadopsi paradigma manajemen aset yang profesional, sehingga seringkali bersifat reaktif (bukan proaktif) dan dilakukan secara parsial atau case by case (bukan komprehensif). Strategi manajemen aset yang perlu diterapkan oleh DJKN adalah mengoptimalkan pengelolaan aset melalui pemanfaatan aset bekerja sama dengan pihak swasta (public private partnership) berdasarkan sistem informasi manajemen aset yang handal.
This study aims to determine the management of property assets of the former Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) conducted by the Directorate General of State Assets Management (DJKN) and identify the asset management strategies that need to be implemented by DJKN. This research is important to give input and consideration for DJKN in the management of state assets of former IBRA and useful as additional information and references for academics and subsequent researchers who will conduct research on asset management. The data studied in this research are State Treasury Bureau Financial Report 2016, Strategic Plan of Directorate of State Wealth Management and Information System (PKNSI) 2015 - 2019, Audit Report of former IBRA Asset Management, and other related information. The result of the research by using SWOT analysis shows that asset management conducted by DJKN has not adopted professional asset management paradigm, so it is often reactive (not proactive) and done partially or case-by-case (not comprehensive). The asset management strategy that DJKN needs to implement is to optimize asset management through asset utilization in collaboration with the private sector (public private partnership) based on a reliable asset management information system.
Kata Kunci : manajemen aset, manajemen strategis, analisis SWOT