EVALUASI PENERAPAN SISTEM E-PRESCRIBING DI INSTALASI FARMASI POLIKLINIK SPESIALIS RSU BUNDA JAKARTA
SPHATIKA EKAKARTTIKA, Dr. Dra. Erna Kristin, Apt., M.Si.; Dr. dr. Rina Kurniasri Kusumaratna, MKes
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Sistem informasi Rumah Sakit (SIRS) berkembang sangat pesat. Penerapan yang semakin berkembang adalah sistem peresepan elektronik (electronic prescribing). Pemanfatan sistem elektronik yang pada awalnya hanya bertujuan untuk penghematan kertas (paperless), namun pada perkembangannya banyak manfaat yang diperoleh dari sistem ini. Di antaranya mencegah kesalahan pembacaan, membantu dokter dalam menentukan pemberian obat (adanya interaksi obat, duplikasi obat, meningkatkan angka pembelian obat, mempersingkat waktu pelayanan). Tujuan: Penelitian ini mengevaluasi penerapan sistem e-prescribing di instalasi farmasi poliklinik spesialis RSU Bunda Jakarta dengan melihat penerimaan end user, hambatan, dan dukungan sistem dalam penerapannya. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus deskriptif. Sampel penelitian ini sebanyak 16 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat penelitian panduan wawancara mendalam, observasi, dan catatan lapangan sehngga dapat menghasilkan suatu kajian yang mendalam. Hasil dan pembahasan: Didapatkan proses e-prescribing yang berjalan saat ini belum sesuai dengan sistem elektronik yang berjalan seharusnya. Proses input yang masih secara manual membuat timbulnya kendala di lapangan. Alur Dimensi teknologi dalam hal format, konten, dan ketepatan didapatkan masih adanya kendala. Format masih tidak sederhana, konten masih belum dapat memfasilitasi pengguna, ketepatan masih tidak sesuai (tidak real time). Dimensi sistem belum adanya sistem alert yang mendukung jalannya pelayanan farmasi. Dimensi sumber daya manusia didapatkan motivasi yang kuat. Pengetahuan pengguna mendukung jalannya proses resep elektronik. Kesimpulan dan saran: Diperlukan adanya perubahan (redesain) terhadap sistem informasi RSU Bunda Jakarta. Pelatihan dan pengawasan berjenjang juga diperlukan.
Background: Hospital Information System (HIS) is growing very rapidly. On of them is electronic prescribing. Utilization of electronic system that initially aims only for paper saving (paperless), but in its development many benefits derived from this system. Among others are preventing error in reading prescription, assisting physicians in determining dosage, assisting physicians and pharmacy in vigilance in determining drug administration (drug interaction, drug duplication, increasing drug purchase rates, shortening service time). Objective: This study evaluates the application of e-prescribing system in specialist polyclinic pharmacy installation in RSU Bunda Jakarta by looking at end user acceptance, obstacles, and system support in its application. Method: This study used descriptive case study design. The sample ot this study were 16 respondents. Data were collected by using in-depth interview, observation, and filed notes to provide an in-depth study. Result and discussion: Obtained e-prescribing process that runs at this time is not in accordance with the electronic system that should run. The input process that still manually makes the occurrence of obstacles arised. The dimensions of technology in terms of format, content, and accuracy are still constrained. The format is still not simple, the content still can not facilitate the user, the accuracy is still not appropriate (not real time). The dimensions of the system, has no alert system which should support the pharmacy service. The dimensions of human resources have a strong motivation. User knowledge supports the process of electronic prescription. Conclusion and recommendation: Required changes (redesign) of information systems at RSU Bunda Jakarta. Training and supervision is also required.
Kata Kunci : electronic prescribing, e-prescribing, studi kasus, penerapan e- prescribing, electronic prescribing, e-prescribing, case study, e-prescribing practice