Laporkan Masalah

APLIKASI PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ZONASI HARGA LAHAN DI KECAMATAN TEMON KABUPATEN KULON PROGO TERKAIT PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL

RATNA WIGATI T, LIKE INDRAWATI., S.Si, M.Sc.

2017 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Rencana pembanguan bandara internasional di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo oleh pihak Angkasa Pura I menimbulkan dampak terhadap kenaikan harga lahan. Kenaikan harga lahan yang terjadi di Kecamatan Temon saat ini telah meningkat cukup tinggi dari sebelum adanya rencana pembangunan bandara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan citra Quickbird dalam pemetaan zonasi harga lahan, mengetahui persebaran zonasi harga lahan dengan mengaplikasikan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis serta mengetahui perubahan harga lahan terkait dengan pembangunan bandara internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah intepretasi citra Quickbird secara visual untuk memperoleh parameter harga lahan meliputi penggunaan lahan, aksesibilitas lahan positif, aksesibilitas lahan negatif, dan fasilitas umum. Analisis yang dilakukan adalah analisis kuantitatif berjenjang tertimbang. Survei lapangan pada penelitian ini dilakukan dua tahap yaitu survei penggunaan lahan untuk validasi penggunaan lahan dan survei harga lahan untuk mengetahui informasi harga lahan dari hasil pemetaan zonasi harga lahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra Quickbird dapat digunakan dalam penelitian ini dengan akurasi ketelitian sebesar 92,10%. Hasil peta zonasi harga lahan terbagi menjadi empat kelas, yaitu kelas I dengan harga lahan Rp 2.275.003,00 - Rp 3.000.000,00/m2 memiliki luas 37,5 Ha. Kelas II dengan harga lahan Rp 1.550.002,00 - Rp 2.275.002,00/m2 memiliki luas 464,6 Ha. Kelas III dengan harga lahan Rp 825.001,00 - Rp 1.550.001,00/m2 memiliki luas 1297 Ha. Kelas IV dengan harga lahan Rp 100.000,00 - Rp 825.000,00/m2 memiliki luas 1301,7 Ha. Harga lahan Kecamatan Temon di tahun 2008 dan tahun 2016 mengalami perubahan dengan kenaikan harga yang signifikan.

The planning to build an international airport in Temon Sub-district, Kulon Progo Regency by Angkasa Pura I has an impact to increase the land price. The increase of land price that occurred in Temon Sub-District has now increased quite significantly from the previous planning of airport development. This study aimed to determine the ability of Quickbird satellite imagery for mapping the land price zoning, knowing the spread of land price zonation by applying remote sensing and geographic information system and about to know the land price changing related to the international airport development. The method used in this study is a visual image interpretation of Quickbird satellite imagery to obtain the land price parameters including land use information, positive and negative land accessibility, and public facilities. The analysis used in this study is weighted tiered quantitative analysis. Field surveying in this study were conducted into the two stages: land use surveying for land use validating and land price surveying to find out the price information of land from the result of land price zonation mapping . The result of this study indicates that Quickbird satellite imagery can be used in this study with the accuracy rated of 92.10%. The results of land price zoning map are divided into four classes, they are, class I is in the land price of 2.275.003,00 - 3.000.000,00 IDR/ m2 which has an area of 37.5 ha, Class II is in the land price of 1,550,002.00 - 2,275,002.00 IDR/m2 which has an area of 464.6 ha, Class III is in the land price of 825.001,00 - 1,550,001,00 IDR/m2 which has an area of 1297 ha, Class IV is in the land price of 100.000,00 - 825.000,00 IDR/m2 which has an area of 1301.7 ha. The land price in Temon Sub-Districts increases significantly in 2008 to 2016.

Kata Kunci : Harga Lahan, Penginderaan Jauh, Sistem Informasi Geografis/land value, remote sensing, geographic information system

  1. D3-2017-362018-abstract.pdf  
  2. D3-2017-362018-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-362018-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-362018-title.pdf